Tebo Usulkan Hak Paten Varietas “Seribu Naik” Menjadi Benih Unggul Nasional

Advertisement

Tebo Usulkan Hak Paten Varietas “Seribu Naik” Menjadi Benih Unggul Nasional

Rabu, 27 Maret 2019

Kepala DTPH dan KP Kabupaten Tebo, M. Ziadi saat panen raya padi di Desa Cermin Alam, Kecamatan VII Koto. 

PORTALTEBO.id - Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi saat ini telah memiliki 15 varietas benih padi ladang lokal. Dari jumlah tersebut, satu varietas yakni Seribu Naik telah didaftarkan ke Kementerian Pertanian (kementan) RI untuk dapat dipatenkan sebagai benih unggul nasional Kabupaten Tebo. Ini dikatakan langsung oleh Kepala Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Ketahanan Pangan (DTPH dan KP) Kabupaten Tebo, Muhammad Ziadi, SP., M.Si.

“Usulan hak paten ini sudah kita layangkan ke Kementerian Pertanian pada bulan lalu. Saat ini masih dalam proses pengkajian galur murninya,” kata M. Ziadi, Selasa (26/03).

Ziadi berkata, 15 varietas banih padi lokal Kabupaten Tebo diantaranya Rias, Kuku Balam, Sungut, Grentel, Seribu Naik, Kenong, Bungin, Sikuning, Mancang, Nangko, Janur Inai, Pandan Wangi, Klemas, Padi Gedang dan Seni Putih. Varietas tersebut saat ini terus dikembangkan untuk bisa memenuhi kebutuhan benih padi petani.

Selain itu, Kabupaten Tebo juga mendapat bantuan kegiatan penakaran padi sawah seluas 100 Ha dengan pola koorporasi. Pada kegiatan ini, Tebo bekerjasama dengan BUMN Shang Hiang Sri (SHS) dengan target produksi 2 ton per ha. Hasil produksi benih atau penakaran ini nantinya akan dibeli oleh SHS seharga Rp7.100 per Kg.

“Tahap awal, progam penakaran ini telah kita laksanakan di lahan seluas 40 Ha. Alhamdulillah sekarang sudah mulai dipanen. Mudah-mudahan kedepanya nanti kebutuhan benih padi petani bisa terpenuhi oleh penakaran kita, “kata Ziadi.

Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan daerah dan produksi beras nasional dan meningkatkan luas tanam, kata Ziadi, Kabupaten Tebo juga mendapatkan bantuan benih padi sawah seluas 5.060 Ha atau setara dengan 126,5 ton.

Bantuan benih padi tersebut, kata dia, nantinya akan disalurkan kepada kelompok tani se Kabupaten Tebo. “Mudah-mudahan dengan kerjasama dan suport dari semua pihak, petani kita mampu menjadikan Tebo sebagai daerah swasembada pangan,” katanya.

Apa yang telah dilakukan oleh DTPH dan KP bersama para petani Tebo ini mendapat apresiasi dari Bupati Tebo, Sukandar. Dia berharap kepada petani agar terus meningkatkan hasil produksi padi mereka.

Tidak itu saja, Sukandar juga minta kepada petani untuk tidak mengalihfungsikan lahan sawah dan bisa memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan pertanian. “Saya minta kepada petani tidak membiarkan lahan tidur apalagi mengalihfungsikan lahan,” kata Sukandar. (red)