google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 Terkendala Dana, Atlet Tinju Tebo Terancam Gagal Ikut Kejurda se Sumatera

Advertisement


Terkendala Dana, Atlet Tinju Tebo Terancam Gagal Ikut Kejurda se Sumatera

Minggu, 10 Maret 2019


PORTALTEBO.id - Atlet tinju Kabupaten Tebo terancam gagal mengikuti Kejuaraan Daedah (Kejurda) Tinju Amatir dan Profesional (Ampro) se Sumatera, di Padang. Ini dikatakan langsung oleh Rahmad Ketua Persatuan Tinju Nasional Indonesia (Pertina) Kabupaten Tebo, Minggu (10/03/2019).

Dia mengatakan bahwa Kejurda yang dilaksanakan pada tanggal 16-20 Maret 2019 di Pasar Pakandangan, Padang, diikuti juga oleh atlet tinju dan negara tetangga yakni Malaysia dan Singapura.

“Ini laga sangat bergengsi. Selain pesertanya se Sumatera, juga diikuti peserta dari Malaysia dan Singapura,” kata Rahmad.

Dijelaskan Rahmad, hingga saat ini pihak belum bisa memastikan apakah atletnya bisa mengikuti ajang bergengsi tersebut. Pasalnya, hingga saat ini dana pembinaan yang telah diusulkan ke KONI Tebo belum juga ada tanggapan.

“Kata pengurus KONI dana untuk pembinaan sudah diusulkan ke Pemkab Tebo, tapi belum cair. Kalo sampai tanggal 16 dananya belum cair juga, ya belum tahu lah kita bisa ikut atau tidak pada ajang itu, “kata Rahmad lagi.

Untuk diketahui, Kejurda ini untuk merebut Piala Bupati Padang Panjang dan Sabuk Emas John Kenedy Azis. “Kalo dana pembinaan dari KONI cair, kita akan mengirim 6 petinju terbaik kita yakni 4 putra dan 2 putri, “ucap Rahmad.

Terkait hal ini, Ketua KONI Tebo membenarkan jika Pertina Kabupaten Tebo bakal mengikuti Kejurda tinju di Padang. Dia juga mengaku jika pengurus Pertina telah mengajukan proposal dana pembinaan untuk mengikuti ajang tersebut.

Namun, kata Robi, KONI Tebo belum bisa memberikan dana pembinaan karena anggaran KONI Tebo belum bisa dicairkan. “Kita juga lagi menunggu pencairan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini dananya bisa cair, “kata Robi. (red)