Terkesan Diabaikan, Dewan Sorot Perhatian Pemerintah Pada PNF

Advertisement

Terkesan Diabaikan, Dewan Sorot Perhatian Pemerintah Pada PNF

Kamis, 21 Maret 2019


PORTALTEBO.id - Keberadaan dan aktivitas pendidikan non formal (PNF) dianggap kurang diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo. Ini disampaikan langsung oleh Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tebo, Wartono Triyan Kusumo.

Bahkan kata Tono sapaan Wartono Triyan Kusumo, sudah dua tahun ini keberadaan dan aktivitas PNF seperti Tempat Pendidikan Al-Qur'an (TPA/TPQ) dan pesantren terkesan diabaikan oleh pemerintah.

“Waktu kami reses, teman-teman (pengurus PNF) mengaku tidak diperhatikan,” kata politisi PDIP ini saat mengikuti Musrembang Kabupaten Tebo di aula utama kantor DPRD Tebo, beberapa waktu lalu.

Agar tidak ada ketimpangan pada dunia pendidikan di Tebo, Tono menyarankan kepada pemerintah agar memberikan plafon anggaran untuk PNF, khususnya untuk TPA, TPQ maupun pesantren.

Diakui Tono jika pihaknya bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah mendiskusikan soal penganggaran dana untuk PNF. Hasil diskusi, kata dia, tidak ada larangan terkait penganggaran dan untuk PNF.

“Jadi saran saya untuk tahun 2020 nanti, PNF diberi plafon anggaran. Biar mereka bisa merasakan APBD,” pungkasnya. (red)