google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 Tingkat Kepatuhan Penyampaian Laporan Harta Kekayaan Pejabat Tebo Masih Rendah

Advertisement

Tingkat Kepatuhan Penyampaian Laporan Harta Kekayaan Pejabat Tebo Masih Rendah

Rabu, 06 Maret 2019


PORTALTEBO.id - Selain lambat, tingkat kepatuhan pejabat eselon II dan III lingkup Pemkab Tebo saat ini dirasa masih rendah. Ini terlihat dari penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi.

Kabid Organisasi Setda Tebo, Helmi membenarkan rendahnya tingkat kepatuhan pejabat eselon II dan III Pemkab Tebo itu. Bahkan, akibat rendahnya tingkat kepatuhan pejabat ini, Pemkab Tebo sampai harus membuat surat teguran pada pejabat itu. Sebab, batas waktu pelaporan LHKPN ke KPK paling lambat pada 31 Maret mendatang.

Helmi mengatakan, hal ini sebagai tindaklanjut surat KPK tentang kepatuhan pejabat eselon II dan III di lingkup Pemerintah kabupaten (Pemkab) Tebo terhadap Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) agar tertib dalam pelaporan.

Helmi menuturkan, pihaknya sudah menggelar sosialisasi mengenai kepatuhan pejabat Tebo eselon II dan III terhadap LHKPN, kemarin. Helmi mengakui dalam pelaksanaan LHKPN di Kabupaten Tebo memang masih ada sejumlah pejabat terlambat dalam menyampaikan pelaporannya, tapi secara umum pada tahun 2018 lalu sudah dilaksanakan 100 persen.

“Memang masih ada sejumlah pejabat telat melapor harta kekayaannya kepada KPK melalui LHKPN,” kata Helmi, dikutip dari media daring Metrojambi.com, Kamis (05/03).

Sosialisasi LHKPN tersebut bukan hanya sekadar menindaklanjuti surat dari KPK, tapi dalam penjelasan surat tersebut ada suatu kewajiban bagi pejabat Tebo harus melaporkan harta kekayaannya setiap setahun sekali, dengan batas akhir per 31 Maret.

Dengan begitu lanjut Helmi, melalui sosialisasi tersebut, tahun 2019 ini akan diusahakan LHKPN pejabat di lingkup Pemkab Tebo sudah mulai tertib dan tidak terlambat lagi dalam menyampaikan pelaporan harta kekayaannya.

"Kita ingin mereka mulai saat ini tertib dan patuh dalam menyampaikan pelaporan harta kekayaan," tutupnya. (red)