TKPRD Keluarkan Rekomendasi Izin Perusahaan Limbah Daerah

Advertisement

TKPRD Keluarkan Rekomendasi Izin Perusahaan Limbah Daerah

Selasa, 26 Maret 2019


PORTALTEBO.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo melalui Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) yang diketuai oleh Sekda Tebo, Teguh Arhadi, akhirnya mengeluarkan rekomendasi kesesuaian tata ruang untuk perusahaan limbah daerah di Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo.

Rekomendasi dengan Nomor : 050/247/TKPRD-5/III/2019 Perihal : Keterangan Terhadap Tata Ruang RTRW Kabupaten Tebo tersebut, dikeluarkan pada tanggal 25 Maret 2019 dan ditandatangani langsung oleh Sekretaris Daerah, Teguh Arhadi selaku Ketua TKPRD Kabupaten Tebo.

“Alhamdulillah sesuai surat permohonan kita Nomor 001/B1.EHTS/II Tanggal 26 Februari 2019, lokasi yang kita usulkan sesuai dengan tata ruang,” kata Koko salah satu pengurus perusahaan limbah daerah, Selasa (26/03/2019).

Diketahui, jelas Koko, pelopor berdirinya perusahaan limbah daerah Forum Komunitas Hijau Tebo (FKH) Tebo Kotaku, Kabupaten Tebo.

Setelah keluarkanya rekomendasi itu, kata Koko yang juga menjabat sebagai Sekretaris FKH Tebo Kotaku, perusahaan limbah daerah mesti melengkapi beberapa dokumen penunjang dan administrasi sebagai pertimbangan menerbitkan izin.

"Paling kita tinggal mengurus dokumen penunjang dan melengkapi administrasi definitif saja. Karena untuk registrasi dengan OSS dan dokumen lingkungan sudah siap, dan saat ini dalam pangkajian oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tebo," ucap Koko lagi.

"Untuk dokumen badan hukum serta legalitas lainnya sudah terbit dahulu di akhir tahun 2018 kemarin," ucapnya.

Pada saat di konfirmasi oleh Portal Tebo mengapa memilih kecamatan Tengah Ilir menjadi lokasi rencana kegiatan perusahaan limbah daerah, Koko menjelaskan bahwa pada prinsipnya perusahaan limbah daerah yang digagas oleh FKH ingin berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Ya, kita mengikuti arahan aturan yang telah ditetapkan oleh Pemkab Tebo, bahwa untuk pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3),itu hanya di tiga tempat, di Kecamatan Muara Tabir, Kecamatan Tenggah Ilir dan Kecamatan Serai Serumpun. Kita mengikuti arahan pemerintah daerah yang melihat PP 101 2014 Pengelolaan limbah B3 adalah rangkaian kegiatan yang meliputi kegiatan pengurangan, penyimpanan, pengumpulan, pengolahan, pemanfaatan dan penimbunan bahan berbahaya dan beracun. Jadi karena kegiatan kita merupakan kegiatan penyimpanan sementara dan izin kita adalah izin TPS LB3 maka harus mengikuti arahan kesesuaian tata ruang yang telah di tetapkan oleh Pemerintah Daerah,” pungkasnya. (red)