Hut Ke - 73, Persit Kodim 0416/Bute Ziarah Ke Makam Pahlawan Satria Negara Bungo

Advertisement

Hut Ke - 73, Persit Kodim 0416/Bute Ziarah Ke Makam Pahlawan Satria Negara Bungo

Selasa, 02 April 2019


PORTALTEBO.id - Dalam rangka memperingati HUT ke- 73 Persit Kartika Chandra Kirana tahun 2019, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXlV Kodim 0416/Bute menggelar Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Satria Negara Kabupaten Bungo, Selasa (02/04/2019).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXlV Dim 0416/Bute Ny. Wahyu Hadi Soenaryo. Tampak juga hadir dalam rombongan Wakil Ketua Persit Ny. Widi Purwoko dan seluruh pengurus Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXIV Dim 0416/Bute.


Sebelum ziarah, seluruh anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXlV Dim 0416/Bute menggelar upacara yang pimpinan langsung oleh Ny. Wahyu Hadi Soenaryo, Perwira Upacara Ny. Agussari.

Saat upacara, seluruh peserta memberikan penghormatan kepada arwah para pahlawan yang dipimpin langsung oleh pimpinan rombongan. Kemudian dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, dan peletakan karangan bunga.

Kegiatan ini diakhiri dengan pembacaan doa yang di imami oleh Kpt Inf Saipul Anwar Pasi Pers Kodim 0416/Bute, dan penaburan bunga yang dilakukan oleh seluruh anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXlV Dim 0416/Bute.

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXlV Dim 0416/Bute Ny. Wahyu Hadi Soenaryo mengatakan, ziarah dan tabur bunga tidak hanya semata-mata untuk memberikan penghormatan dan menaburkan bunga di pusaran para pahlawan kusuma bangsa, tetapi diharapkan menjadi bahan kontempelasi bagi para generasi penerus masa kini dan masa yang akan datang tentang patriotisme dan semangat nasionalisme yang menjadi dasar perjuangan mereka.

“Kita sebagai generasi penerus harus tetap mengenang dan meneruskan perjuangan para pahlawan, bukan hanya sebagai simbol semata, tetapi harus berbuat nyata sesuai dengan porsi masing-masing,” ucap Ny. Wahyu Hadi Soenaryo.

“Kegiata ziarah dan tabur bunga ini juga merupakan wujud nyata bahwa istri prajurit masih mengingat jasa - jasa para pahlawan yang telah gugur dan untuk mendoakan para pahlawan yang telah gugur,”pungkas Ny. Wahyu Hadi Soenaryo. (red)