google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 Ngaku Saksi Paslon Dua, Seorang Pemuda Diamankan Polisi

Advertisement

Ngaku Saksi Paslon Dua, Seorang Pemuda Diamankan Polisi

Rabu, 17 April 2019


PORTALTEBO.id - Seorang pemuda berinisial MRA (24) yang mengaku saksi pasangan calon presiden (Paslon) nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno diamankan polisi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 02 Unit 3,  Desa Rimbo Mulyo, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Jambi, Rabu (17/04/2019).

“Iya kita amankan seorang pemuda berinisial MRA. Sekarang masih diinterogasi,”kata Wakapolres Tebo, Kompol Yhuda Pratama dikonfirmasi di Polsek Rimbo Bujang.

Yhuda berkata, pemuda warga Desa Sido Rukun, Kecamatan Rimbo Ulu, Kabupaten Tebo ini diamankan karena mengaku mendapat mandat untuk menjadi saksi di TPS 02, namun dia tidak bisa menunjukkan surat mandat.

“Tanpa surat mandat dia mengaku saksi untuk Pemilihan Presiden (Pilres) Paslon dua. Dia juag mengaku hanya mendapat perintah dari saudara AM, “kata Wakapolres lagi.

Pengakuan MRA ini mengundang kecurigaan petugas yang melakukan pengamanan di TPS tersebut. Untuk antisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan, petugas langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan langsung mengamankan MRA.

Saat diamankan, pemuda yang juga mengaku mahasiswa ini melakukan perlawanan bahkan sempat terjadi perkelahian dengan petugas. Namun pihak kepolisian dan petugas pengaman langsung tanggap dan mengamankan MRA. “Dari tanggan MRA kita menemukan dan mengamankan senjata tajam (Sajam) keris sepanjang 15 Cm,”kata Yhuda.

Selain mengaku saksi Pilpres untuk Paslon nomor dua, MRA juga mengaku anggota Banser NU yang mendukung Paslon nomor dua. “Dari hasil interogasi sementara dan keterangan dari kedua orang tuanya, pemuda tersebut dalam keadaan gangguan jiwa,”ujar Yhuda.

“Karena orang tuanya bisa menunjukkan bukti anaknya gangguan jiwa, MRA kita bebaskan dan kita serahkan kepada orang tuanya, “tutupnya. (red)