google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 Tolak PSU di Tebo, DPW PKS Jambi Ancam Laporkan KPU Tebo ke DKPP

Advertisement


Tolak PSU di Tebo, DPW PKS Jambi Ancam Laporkan KPU Tebo ke DKPP

Selasa, 30 April 2019


PORTALTEBO.id - Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 6 Desa Tanjung Pucuk Jambi Kecamatan VII Koto Ilir Kabupaten Tebo, Jambi, sepertinya dikomplin oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Bahkan, informasi yang didapat, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jambi telah melayangkan surat pernyataan sikap kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi atas pelaksanaan PSU tersebut.

Ada dua poin pernyataan sikap PKS yang tertulis dalam surat bernomor 312/D/AE-PKS/1440 tanggal 27 April 2019 yang ditandatangani langsung oleh Ketua DPW PKS Jambi, Rudi Wijaya.

Pertama, DPW PKS Jambi menolak pelaksanaan PSU di TPS 6 Desa Tanjung Pucuk Jambi kecamatan VII Koto pada 27 April 2019, karena pelaksanaan PSU tidak sesuai dengan UU No.7 Tahun 2017 Pasal 372 dan PKPU No.9 Tahun 2019 Pasal 65.

Poin kedua, DPW PKS Jambi akan melaporkan KPU Tebo ke Dewan Kode Etik Penyelenggara Pemilu (DKPP) dan pihak berwenang karena telah bertidak sewenang wenang tidak sesuai dengan peraturan undangan undangan.

Surat pernyataan sikap dari DPW PKS Jambi ini dibenarkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKS Tebo, Yuhanas. “Iya bang, sikap kami sebagaimana dalam surat tersebut, “kata Yuhanas melalui pesan singkat WhatsApp, Senin malam (29/04).

Informasi lain yang didapat, KPU Provinsi Jambi telah menyurati KPU Tebo. Dalam surat tersebut, KPU Jambi memerintahkan kepada KPU Tebo untuk membalas secara resmi surat pernyataan sikap yang dilayangkan oleh DPW PKS Jambi.

Surat dari KPU Provinsi Jambi tersebut dibenarkan oleh Ketua KPU Tebo, Basri. Dia mengatakan jika saat ini pihaknya tengah mengkonsep surat balasan untuk KPU Provinsi Jambi. “Kalau siap hari ini, hari ini juga akan kita kirim ke KPU Provinsi, karena yang menyuruti kita adalah KPU Provinsi, jadi suratnya nanti akan kita kirimkan ke sana, “kata Basri, Selasa (30/04).

Disinggung seperti apa konsep surat balasan yang bakal dilayangkan ke KPU Provinsi, Basri mengatakan bahwa,” Yang jelas saat ini kita tengah membuat kajian. Mulai dari kajian proses PSU yang kita laksanakan atas dasar rekomendasi dari Bawaslu Tebo, kajian soal kondisi yang terjadi saat ini, maupun kajian terkait apa yang kita perbuat,”kata Basri lagi.

“Dalam kajian nanti akan kita beberkan juga soal aturan dan pasal-pasalnya. Setelah selesai baru kita konsep balasan surat dari KPU provinsi,”ujarnya. (red)