google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 Penyidik Kejari Tebo Terima Uang Pengembalian Hasil Korupsi PNPM Rimbo Bujang

Advertisement


Penyidik Kejari Tebo Terima Uang Pengembalian Hasil Korupsi PNPM Rimbo Bujang

Rabu, 15 Mei 2019

PORTALTEBO.id - Progres penanganan kasus korupsi dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan di Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Jambi, yang ditanggani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebo, terus meningkat.

Terbukti Selasa (14/5), pihak Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Artha Makmur Rimbo Bujang mengembalikan uang diduga hasil korupsi kepada tim penyidik Kejari Tebo.

Nilai pengemalian barang bukti sekaligus merupakan bagian dari kerugian negara senilai Rp 259.067.000 diterima langsung oleh tim penyidik Kejari Tebo.

Kasi Pidsus Kejari Tebo, Efan Apturedi kepada Gatra.com mengatakan bahwa etikat baik dari pihak UPK Artha Makmur Rimbo Bujang mengembalikan uang senilai Rp 259.067.000 ini merupakan bagian dari kerugian negara senilia Rp700 juta lebih.

"Barang bukti uang senilai Rp 259.067.000 sudah kita terima dan kita titipkan sementara di bendahara Kejari Tebo," kata Efam usai menerima uang tersebut.

Efan berkata jika uang diduga hasil korupsi dikembalikan tersebut merupakan bagian dari kerugian keuangan negara. Ini kata dia berdasarkan hasil audit BPKP perwakilan Jambi sebesar Rp.746.000.000.

Selanjutnya tim penyidik melakukan penyitaan atas uang tersebut dan dijadikan barang bukti dalam tahap penuntutan.

Sebelumnya penyidik Kejari Tebo telah melakukan penggeledahan aset kantor PNPM di Rimbo Bujang. Diketahui beberapa  dokumen dan barang bukti berupa uang hasil pengeledahan diamankan penyidik Kejari Tebo untuk dijadikan alat bukti pada kasus tersebut, dan saat ini penyidik Kejari Tebo sudah menetapkan tiga tersangka. (red)