-->

Menu Bawah

Iklan

Kejari Resmi Tetapkan Pejabat PMD Tebo Tersangka Kasus LPJU

22/07/19, 23:41 WIB Last Updated 2019-07-22T16:41:21Z
masukkan script iklan disini

PORTALTEBO.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebo secara resmi menetapkan Kepala Dinas Pemerintahan Masyarakat Desa (Kadis PMD) berinisial S sebagai tersangka kasus mark up dana pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) Tahun 2017. Ini disampaikan oleh Kejari Tebo, Teguh Suhendro saat Press Release di kantor Kejari Tebo, Senin (22/07/2019).

Selain Suyadi, Kajari juga menetapkan pihak rekanan berinisial C sebagai tersangka. "Dua orang yang telah kita tetap sebagai tersangka, "kata Teguh.

Teguh menjelaskan, ditetapkannya S sebagai tersangka karena dia memaksa dan mengancam perangkat desa untuk mengadakan proyek pengadaan LPJU. "Jika desa tidak mau, dia akan mempersulit pencairan anggaran dana desa (ADD) maupun dana desa (DD),"kata Kajari lagi. 

Seharusnya kata Teguh, proyek LPJU tersebut harus berdasarkan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) di tingkat desa yang berdasarkan usulan masyarakat. Kemudian dituangkan kedalam rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dan selanjutnya ditetapkan dalam APBDes, "Ini yang menjadi acuan atau kerangka kerja di desa selama satu tahun. Itu berdasarkan Musrembang dan aspirasi masyarakat,"kata Teguh menjelaskan. 

Sementara untuk pengadaan LPJU ini ujar Kajari, tidak melalui Musrembang atau aspirasi masyarakat. Tetapi proyek top down atau proyek dari atas ke bawah. "Dari atas diminta harus ada proyek tersebut. Yang di bawah mau ndak mau harus mengikuti perintah yang di atas, "kata dia. 

Untuk diketahui ujar Teguh, dari 107 desa se Kabupaten Tebo, sebanyak 105 desa melaksanakan pengadaan LPJU tahun 2017. (red) 
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini