-->

Menu Bawah

Iklan


Danramil 416-05/Muara Tebo Bersama Timdu Tampung Pengaduan Korban SMB

01/08/19, 23:09 WIB Last Updated 2019-08-01T16:09:12Z
masukkan script iklan disini

PORTALTEBO.id - Penyelesaian konflik lahan hingga penanganan hukum terkait tindakan kriminal yang melibatkan kelompok Serikat Mandiri BatangHari (SMB) terus dilakukan oleh Tim Terpadu (Timdu) Provinsi Jambi. 

Untuk Kabupaten Tebo, Timdu telah mendirikan posko pengaduan korban SMB di kantor Kecamatan Tengah Ilir dan Mako Polsek Tengah Ilir. Ini disampaikan langsung oleh perwakilan dari Kesbangpol Provinsi Jambi, Sigit Eko Yuwono saat dialog dengan puluhan warga korban SMB di aula kantor Camat Tengah Ilir, Kamis (01/08/2019).


Pada dialog itu, puluhan korban SMB menyampaikan keluhan mereka kepada Timdu. Mereka juga menyampaikan rasa penyesalan karena telah terperdaya dan ditipu oleh Ketua SMB, Muslim yang saat ini sudah diringkus dan ditetapkan sebagai tersangka di Polda Jambi. 

Menanggapi hal itu, Sigit minta kepada para korban SMB yang merasa dirugikan agar segera melapor ke Polsek Tengah Ilir atau ke Polsek terdekat. "Dari manapun korbannya, kalau merasa dirugikan silahkan buat laporan ke Polsek terdekat. Jangan segan-segan untuk melapor, "kata Sigit.


Pada laporan nantinya kata Sigit, korban harus menjelaskan kronologis dari awal hingga tertipu oleh Ketua SMB. "Misalnya dapat informasi tentang SMB dari siapa, atau siapa pertama kali yang memberikan informasi hingga kenal dengan Muslim dan seterusnya, "kata dia. 

Salah seorang perwakilan dari korban SMB, Husnisi mengatakan kalau dia telah tertipu oleh Ketua SMB, Muslim. Dia dijanjikan akan mendapatkan lahan seluas 3,5 Ha setelah membayar uang sebesar Rp.15 juta.

Kata Muslim, ujar Husnisi, lahan tersebut akan ditambah 1 Ha lagi jika lahan seluas 3,5 Ha telah mulai digarap. Untuk penambahan lahan 1 Ha ini dikenakan biaya sebesar Rp.3,5 juta. "Kalau yang 15 juta sudah saya bayar. Kalau yang 3,5 juta belum saya bayar, "kata Husnisi 
 kepada Timdu Provinsi Jambi dan diiyakan oleh warga yang hadir. 

Tidak cuma itu lanjut korban yang mengaku dari Kabupaten Bungo-Jambi ini, setiap bulannya dia harus membayar sumbangan sebesar Rp.100 ribu. "Tiap malam kita juga harus mengirimkan 2 orang untuk berjaga. Jadi kami merasa sangat dirugikan, "kata dia. 

Untuk diketahui, Timdu dari Provinsi Jambi yang hadir terdiri dari perwakilan Kesbangpol Provinsi dan Polda Jambi. Saat menampung pengaduan dari masyarakat korban SMB, tampak Timdu didampingi oleh Danramil 416-05/Muara Tebo, Kpt Inf Zulkarnaini, Kepala Kesbangpol Tebo, Kapolsek Tengah Ilir dan Camat Tengah Ilir. 

"Alhamdulillah, kegiatan hari ini berjalan lancar dan aman, "kata Danramil 416-05/Muara Tebo Kpt Inf Zulkarnaini. (red)
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini