google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 Temenggung SAD Hantar Mantan Kajari Tebo ke Tempat Tugas Baru

Advertisement

Temenggung SAD Hantar Mantan Kajari Tebo ke Tempat Tugas Baru

Selasa, 06 Agustus 2019


PORTALTEBO.id - Mantan Kejari Tebo, Teguh Suhendro sepertinya salah satu sosok yang dikagumi oleh Ketemenggungan Suku Anak Dalam (SAD) di Jambi khususnya di Kabupaten Tebo. 

Ini telihat, Ketemenggungan yang terdiri dari Temenggung Apug (Tebo), Tupang Besak (Tebo), Bujang Itam (Tanjabar) dan Temenggung Jelitai (Batanghari), menghadiri serah terima jabatan (Sertijab) dan pisah sambut Teguh Suhendro di hotel Abadi Jambi, Senin (05/08) malam. 

"Selamat bertugas di tempat yang baru bapak. Mudah-mudahan bapak semakin sukses di tempa kerja yang baru. Kami selalu mendoakan kesehatan dan kesuksesan untuk bapak,"kata Temenggung Apung saat menghantar Teguh Suhendro, Senin (05/08/2019) malam.

Diketahui, Teguh Suhendro saat ini menjabat sebagai Asisten Bidang Intelijen pada Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat di Mataram. Jabatan dia sebagai Kajari Tebo digantikan oleh M. Yusuf Tangai yang sebelumnya menjabat sebagai Kajari Halmahera Utara di Tabelo. 

Selama bertugas di Kejari Tebo, Teguh Suhendro sangat dekat dengan warga SAD. Bahkan dia berkali-kali membuat kegiatan di pemukiman SAD. Mulai dari sosialisasi hukum, penghijauan atau penanaman pohon, pengobatan gratis, dan kegiatan lainnya. 

Tidak itu saja, bersama para pendamping SAD, Teguh Suhendro mendirikan Yayasan Orang Rimbo Kito (ORIK) dan beliau langsung sebagai dewan pembina di yayasan tersebut. Dengan yayasan ini pula,  beliau membuat program "Jaksa Masuk Rimba" yang saat ini menjadi salah satu program unggulan Kejagung. 

Tidak sampai disitu, Teguh Suhendro mampu meyakinkan Universitas Budi Luhur Jakarta hingga ber-MoU dengan Yayasan ORIK. Kesepakatan itu diantaranya Universitas Budi Luhur menurunkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di lokasi SAD dua kali setahun.

Selain itu, Teguh Suhendro juga mampu menarik perhatian Kajati Jambi berkunjung ke lokasi SAD binaannya. Dia juga berhasil mendatangkan sekitar 30 orang diplomat dari Kemenlu ke lokasi SAD. 

"Itu semua bentuk perhatian pak Teguh terhadap SAD, juga sekaligus prestasi beliau selama bertugas di Tebo-Jambi. Atas keseriusan pak Teguh membina kita dan warga SAD, kita juga dibangunkan gedung pusat informasi SAD di Desa Muara Kilis. Pembangun gedung tersebut dari dana CSR BNI 46 yang diusulkan oleh pak Teguh, "kata Ketua Yayasan ORIK, Ahmad Firdaus.

Kedatangan Ketumenggungan dan pendamping di acara Sertijab dan pisah sambut Teguh Suhendro mempu mencuri perhatian dari Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi, Andi Nurwinah. "Bapak Teguh mendapat promosi jabatan, jabatan dia naik di sana. Doakan saja bapak Teguh selalu sehat dan sukses. Mudah-mudahan panjang umur dan bisa kembali ke Jambi,"kata ibu Kajati Jambi kepada para Temenggung. 

Sementara, Teguh Suhendro berpesan kepada para pendamping atau pengurus Yayasan ORIK agar terus berprogram dengan SAD. Meski telah pindah tugas, dia berjanji akan terus memantau dan mensuport kegiatan yayasan.  "Doakan saya kembali ke Jambi ya, biar kita bisa berprogram kembali, "kata Teguh kepada pendamping dihadapan para Temenggung. (red)