google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 Puluhan Warga SAD Tebo Menangis Histeris di Polda Jambi

Advertisement

Puluhan Warga SAD Tebo Menangis Histeris di Polda Jambi

Sabtu, 24 Agustus 2019


PORTALTEBO.id - Jajaran Polres Tebo memfasilitasi puluhan warga Suku Anak Dalam (SAD) Kabupaten Tebo bertemu keluarga mereka di Mako Polda Jambi, Jumat (24/08/2019).

"Kemarin mereka ingin jalan kaki ke Jambi. Alasanya mereka ingin menjenguk keluarga mereka di Polda. Jadi kita fasilitasi mereka untuk bertemu dengan keluarganya di Polda Jambi, "kata Kapolres Tebo, AKBP Zainal Arrahman.

Sebelumnya kata Zainal Arrahman, pihaknya bersama pendamping SAD dari Yayasan Orang Rimbo Kito (ORIK) berupaya menahan mereka agar tidak ke Jambi. Namum ujar dia, puluhan warga SAD yang mayoritas ibu-ibu dan anak-anak ini tetap ngotot ke Jambi. 

Warga SAD ini bilang kalau mereka harus berjumpa dengan keluarganya yang tengah menjalani proses hukum di Polda Jambi. "Jadi kita tidak bisa lagi menahan niat mereka ke Jambi. Karena mereka ingin jalan kaki, makanya kita fasilitasi mereka. Kita koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Tebo untuk mengantar mereka ke Jambi. Kemarin sore (Jumat 23/8) mereka diantar oleh Dinas Sosial ke Jambi,"ujarnya.

Ketua Yayasan ORIK, Ahmad Firdaus membenarkan jika warga SAD sudah sampai di Jambi. Saat ini kata dia, mereka tinggal di Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jambi. "Siang tadi mereka semua sudah bertemu dengan keluarganya di Polda Jambi, "kata Firdaus. 

Firdaus berkata, saat pertemuan di Polda Jambi seluruh warga SAD menangis. Mereka saling melepas rindu dan berpelukan. "Sangat haru ketika melihat mereka bertemu. Kita saja ikut bersedih, "katanya.

Usai melepas rindu, seluruh warga SAD berkumpul untuk mendengar penjelasan dari Direktur Reskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Edy Faryadi. Dia menjelaskan jika warga SAD yang tengah menjalani proses hukum di Polda Jambi mendapat perlakuan khusus. "Sudah lihatkan, semua baik-baik dan sehat-sehat. Jadi ndak perlu khawatir, mereka semua kita perlakukan dengan baik. Bahkan penanganannya khusus, "kata Edy.

Ketua Adat SAD Tebo, Sril mengaku lega setelah bertemu keluarganya di Polda Jambi. "Sudah melihat langsung kondisi keluarga kami di sana, kami sangat lega, "katanya. (red)