google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 TNI-Polri di Rimbo Bujang Kompak, Patroli Bersama Cegah Karhutla

Advertisement

TNI-Polri di Rimbo Bujang Kompak, Patroli Bersama Cegah Karhutla

Senin, 12 Agustus 2019


PORTALTEBO.id – Untuk mencegah serta deteksi dini kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) para Babinsa dan Bhabinkamtibmas (BKTM) yang ada diwilayah Kabupaten Tebo, terus gencar melakukan Patroli dan sosialisasi mencegah kebakaran yang dominan bisa terjadi dimusim kemarau, akibat adanya titik api yang ditimbulkan oleh kelalaian manusia.

Seperti yang dilakukan oleh Babinsa Sertu Ishak Koramil 416 – 07/Rimbo Bujang Kodim 0416/Bute kompak bersama BKTM Aipda Syamsul Ma’arif Polsek Rimbo Bujang Polres Tebo, melaksanakan Patroli Karhutla menggunakan Kendaraan roda empat menelusuri jalan utama dan jalan ke kebun di desa maupun kelurahan.

Babinsa Sertu Ishak dikonfirmasi membenarkan bahwa dirinya bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan Patroli bersama menelusuri jalan utama dan jalan menuju kebun di Desa Rimbo Mulyo, Desa Sapta Mulya dan Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang. Senin (12/8/2019).

“Kita himbau kepada masyarakat mari cegah kebakakaran, jangan membuka lahan untuk kebun dengan cara membakar, jangan buang puntung rokok dan jangan membakar sampah dikebun atau dekat pemukiman warga,” tutur Babinsa Sertu Ishak.

Hal senada dikatakan BKTM Aipda Syamsul Ma’arif, bahwa dimusim kemarau seperti sekarang ini sangat mudah terjadi kebakaran hutan dan lahan maupun lainnya. Untuk itu seluruh elemen mssyarakat harus peduli bersama – sama memantau dan ikut mensosialisasikan, agar semua komponen masyarakat ikut aktif mencegah terjadinya kebakaran.

“Pelaku pembakaran hutan dan lahan dihukum cukup berat, mari kita dengan penuh kesadaran bersama – sama untuk mencegah terjadinya kebakaran, ” ujar BKTM Aipda Syamsul Ma’arif.

Pelaku pembakaran hutan dan lahan dikenai ancaman kurungan penjara paling lama 10 tahun dan membayar denda paling banyak sebesar Rp 10 Milyar rupiah sesuai dengan UU Nomor 32 tahun 2009, Pasal 108 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UUPPLH) apabila diketahui serta dapat dibuktikan secara hukuman melalui Sidang di Pengadilan. (red)