google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 Geruduk Kantor Bupati Tebo, Massa: Jangan Butuh Kami Ketika Mau Pemilu Saja

Advertisement

Geruduk Kantor Bupati Tebo, Massa: Jangan Butuh Kami Ketika Mau Pemilu Saja

Senin, 16 September 2019


PORTALTEBO.id - Ratusan massa dari Forum Keluarga Besar Petani Tebo (FKBPT) menggelar aksi demo di kantor Bupati Tebo, Senin (16/09/2019)

Tiba di kantor Bupati, massa yang terdiri dari Serikat Tani Tebo, Serikat Tani Sumay Mandiri, Petani Eco Pakai Desa Olak Kemang, Kelompok Tani Bersatu Jaya, kelompok Tani Sumber Makmur Bersama, Masyarakat Adat Talang Mamak, KPA Wilayah Jambi, Yayasan keadilan Rakyat, dan WALHI Jambi ini, langsung melakukan orasi. 

Pantauan PORTALTEBO.id, perwakilan massa satu persatu secara bergantian melakukan orasi, termasuk Masyarakat Adat Talang Mamak yang diwakili oleh Pati Serunai. 

Dalam orasinya, dia sangat kecewa dengan pemerintah khususnya Bupati Tebo, Sukandar. "Sudah berulang kali kami pengen ketemu dengan rajo (Bupati) kami, kok ndak pernah bisa ketemu, "kata dia. 

Pati Serunai mengatakan, ada beberapa persoalan yang ingin dia sampaikan kepada Pemkab Tebo, salah satunya adalah pengakuan keberadaan masyarakat dia sebagai masyarakat adat. 

Secara pengakuan, kata dia, keberadaan masyarakatnya telah diakui semenjak Kabupaten Tebo masih bergabung dengan Kabupaten Bungo atau Kabupaten Bungo Tebo (Bute). Namun secara legalitas atau secara hukum keberadaan mereka belum diakui.

"Dari dulu sampai sekarang, cuma 14 orang masyarakat kami yang memiliki KTP. Sementara setiap pelaksanaan Pemilu, kami semuanya diminta untuk ikut memilih, "teriak Pati Serunai saat orasi. 

Menurut dia, banyak harapan masyarakatnya saat diminta ikut partisipasi dalam Pemilu diantaranya berharap kepada Bupati untuk memperjuangkan hak mereka sebagai masyarakat adat. Namun kata dia, sampai saat ini tidak ada tanda-tanda dari Bupati Tebo untuk memperjuangkan status dan hak mereka sebagai masyarakat adat. "Jangan butuh kami ketika Pemilu saja. Sekarang kami butuh bapak,"kata dia. 

Pantauan PORTALTEBO.id, hingga saat ini massa masih melakukan orasi di pintu gerbang kantor Bupati Tebo. (red)