google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 Kasat Binmas Polres Tebo Ingatkan Warga Soal Berita Hoax

Advertisement

Kasat Binmas Polres Tebo Ingatkan Warga Soal Berita Hoax

Sabtu, 28 September 2019

PORTALTEBO.id – Sat Binmas Polres Tebo gelar kegiatan binluh tentang UU No 23 Th 2004 ttg KDRT & Antisipasi Hoax. Kegiatan ini digelar di Lesehan Sumber Rejeki (BumDes) Desa Sarimulya Kec. Rimbo Ilir Kab.Tebo, Jumat (27/9).

Dilansir dari website polrestebo.jambi.polri.go.id, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Tebo Iptu Agung Purwanto. Dalam arahanya, dia menjelaskan bahwa subjek yang dilindungi dalam KDRT bukan hanya pada wanita saja, namun setiap individu yang berada dalam lingkup keluarga tersebut bisa juga termasuk pembantu. 

Selain itu, Kasat menegaskan bahwa prilaku KDRT bukan hanya  pada kekerasan fisik saja, namun ada empat poin yang harus diperhatikn antara kekerasan fisik, psikis, seksualitas dan penelantaran keluarga.

“Untuk fisik sudah jelas sedangkan psikis, seksualitas dan penelataran keluarga di dalamnya secara umum yaitu memuat tentang menimbulkan rasa ketakutan, dan trauma, serta adanya jual beli seks, bahkan kepada pemaksaan dalam memenuhi finansial diluar batas kemampuannya,”beber Kasat Binmas dihadapan warga.

Selain itu, pihaknya juga meminta peran orang tua untuk ikut mengawasi anak-anaknya terutama dalam penggunaan media Sosial. Hal ini untuk mengantisipasi si anak melakukan pelanggaran UU ITE seperti berkomentar tidak sopan di Media Sosial, menyebarkan Ujaran Kebencian serta SARA.

“Orang tua sekrang harus tanggap, jangan sampai anak-anaknya terlibat terhadap pelanggaran UU ITE. Baru kemarin Polres Tebo mengamankan warga yang melakukan Ujaran Kebencian, selain dampaknya merugikan sendiri bisa membuat situasi tidak kondusif dengan terpengaruhnya orang lain akan berita hoax atau ujaran kebencian yang kita sebarkan,”pungkas Kasat Binmas.

Selain menggelar Binluh, Kasat Binmas juga menyerahkan beberapa saran kontak bagi warga yang diharapkan hal tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat. (red)