google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 Kondisi Udara Kembali Berbahaya, Orang Tua Murid Minta Sekolah Diliburkan

Advertisement

Kondisi Udara Kembali Berbahaya, Orang Tua Murid Minta Sekolah Diliburkan

Minggu, 22 September 2019

PORTALTEBO.id - Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Tebo tidak juga berkurang. Bahkan hasil pengukuran Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tebo, pencemaran udara sempat mencapai angka 389 kategori berbahaya. 

"Pagi tadi ISPU berada dilevel berbahaya bagi masyarakat,"kata Kepala DLH Tebo, Eko Putra, Minggu (22/09/2019).

Dijelaskan Eko jika angka ISPU selalu berubah-ubah. Pukul 08.30 Wib, hasil sementara ISPU diangka 336 kategori berbahaya. Pada pukul 10.30 Wib, hasil sementara ISPU diangka 389 kategori berbahaya.

Pada pukul 13.20 Wib, hasil sementara ISPU menurun diangka 200 kategori sangat tidak sehat. Kemudian pada pukul 14.00 Wib, hasil sementara ISPU kembali naik diangka 232 kategori sangat TIDAqK sehat.

"Sore tadi Pukul 15.00 Wib, hasil sementara ISPU kembali naik diangka 249 kategori sangat tidak sehat,"kata Eko lagi dan menyebutkan jika setiap hari kondisi ISPU selalu di laporkan ke Bupati Tebo. 

Eko juga meminta kepada masyarakat Kabupaten Tebo untuk tetap menggunakan masker jika beraktivitas diluar rumah. “Kurangi aktivitas di luar rumah dan sesuai anjuran Dinkes Tebo, perbanyak minum air putih,” ujarnya.

Dengan kindisi pencemaran udara saat ini, sejumlah organ tua minta kepada Pemkab Tebo agar meliburkan sekolah. Pasalnya, hingga saat ini belum ada himbauan dari intansi terkait untuk meliburkan sekolah. Sementara dampak dari kabut asap saat ini sejumlah anak-anak telah terserang batuk dan pilek. 

"Anak saya sudah batuk pilek gara-gara kabut asap dan dari kemarin sudah saya liburkan sendiri, soalnya tunggu tindakan dari pemerintah ntah kapan-kapan bakal diliburkan, "kata Ahmad yang mengaku anaknya duduk di kelas 1 SD. (red)