google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 LP2LH: Tiap Bangunan Wajib Memiliki IMB

Advertisement

LP2LH: Tiap Bangunan Wajib Memiliki IMB

Jumat, 20 September 2019


PORTALTEBO.id – Pembangunan fisik yang tengah dilaksanakan disejumlah sekolah di Kabupaten Tebo dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019, diduga belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Lembaga Pemantau Penyelamat Lingkungan Hidup (LP2LH) mengatakan, pembangunan suatu gedung dapat dilaksanakan setelah rencana teknis bangunan gedung disetujui oleh Pemerintah Daerah (Pemda) dalam bentuk izin mendirikan bangunan (IMB), dan memiliki IMB merupakan kewajiban dari pemilik bangunan gedung.

"Soal IMB kan sudah dijelaskan pada Perda Kabupaten Tebo Nomor 3 Tahun 2016 tentang Bangunan Gedung, dan Undang-undang Nomor 28 Tahun 2002 Tentang Bangunan Gedung (UUBG). Di situ (Perda dan UUBG) sangat jelas, "kata Ketua LP2LH Tebo, Hary Irawan, Jumat (20/09/2019).

Berita terkait : Pembangunan RKB di Tebo Diduga Tak Memiliki IMB

Pengaturan mengenai IMB, kata Wawan sapaan Hary Irawan, diatur lebih lanjut dalam PP No. 36 Tahun 2005 tentang Peraturan Pelaksanaan UU No. 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung. 

Dijelaskan dia, setiap orang yang ingin mendirikan bangunan gedung harus memiliki IMB yang diberikan oleh Pemda melalui proses permohonan izin (Pasal 14 ayat (1) dan (2) PP 36/2005). 

Permohonan IMB lanjut dia menjelaskan, harus dilengkapi dengan tanda bukti status kepemilikan hak atas tanah atau tanda bukti perjanjian pemanfaatan tanah, data pemilik bangunan gedung, rencana teknis bangunan gedung dan, hasil analisis mengenai dampak lingkungan bagi bangunan gedung yang menimbulkan dampak penting terhadap lingkungan.

Kemudian lanjut dia, bagaimana jika bangunan tersebut sudah terlanjur berdiri tetapi belum memiliki IMB? Berdasarkan Pasal 48 ayat (3) UUBG disebutkan bahwa, bangunan gedung yang telah berdiri tetapi belum memiliki IMB pada saat undang-undang ini diberlakukan, untuk memperoleh IMB harus mendapatkan sertifikat laik fungsi berdasarkan ketentuan undang-undang ini.

"Jadi, kewajiban untuk melengkapi setiap pembangunan gedung dengan IMB berlaku kepada setiap orang, dan tidak ada pengecualian tertentu,"katanya. (red)