google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 Cabuli Anak Dibawah Umur, Duda Beranak Dua di TKPI Ditangkap Polisi

Advertisement

Cabuli Anak Dibawah Umur, Duda Beranak Dua di TKPI Ditangkap Polisi

Rabu, 23 Oktober 2019

PORTALTEBO.id - Kasihan sekali nasib Gadis (bukan nama sebenarnya). Perempuan di Kecamatan VII Koto yang baru berusia 16 tahun ini dicabuli oleh seorang duda beranak dua.

Duda yang tega mencabuli Gadis ini berinisial An (30), warga Desa Teluk Kepayang Pulau Indah (TKPI) Kecamatan VII Koto Ilir Kabupaten Tebo. Tersangka dikabarkan adalah pacar korban.

Tersangka ditangkap polisi saat minum tuak bersama temanya di sebuah warung di Desa Sungai Karang, Kecamatan VII Koto Ilir, Selasa (22/10) kemarin. 

Penangkap tersangka ini dibenarkan oleh Kapolres Tebo AKBP Zainal Arrahman. "Ya benar, tersangka pencabulan kita tangkap saat minum tuak bersama temannya di warung,” kata Kapolres Tebo melalui Kasat Reskrim, AKP Muhammad Reidho Syawaluddin Taufan, Rabu (23/10).

Reidho mejelaskan, tersangka mencabuli korban (Gadis) di kebun karet Desa Aur Cino Kecamatan VII Koto Kabupaten Tebo, tepatnya disamping rumah pelapor yang tidak mau disebutkan namanya. “Korban dicabuli tersangka pada Rabu (16/10) lalu sekirar pukul 09.00 Wib. Pengakuan tersangka,pencabulan itu yang kedua kalinya,”ujar Reidho lagi.

Sebelumnya lanjut Reidho menjelaskan, tersangka asik ngobrol dengan tamu di depan rumah tersangka. Waktu bersamaan, korban keluar dari rumah dengan membawa handuk. “Mau kemana,”tanya tersangka kepada korban. “Pergi mandi,” jawab korban sambil berlalu.

Sekitar satu jam kemudian, pelopor merasa curiga. Pasalnya, korban tak kunjung pulang ke rumahnya. Pelapor pun berinisiatif berupaya mencari keberadaan korban. Sambil berteriak memangggil nama korban, pelapor mencari korban hingga ke belakang rumah.

Tidak lama kemudian pelapor menemukan korban di jalan besar depan rumah pelapor. Saat ditemukan, korban tengah menangis dan pelapor langsung menanyakan kepada korban apa yang terjadi dan membuat korban menagis, “Korban mengaku telah dipeluk oleh terlapor(tersangka),”kata Reidho menjelaskan keterangan dari pelapor.

Merasa belum puas dengan pengakuan korban, selanjutnya pelapor meminta ibu kandung korban untuk menanyakan kejadian yang sebanarnya kepada korban. Kepada ibu kandungnya korban mengaku jika dirinya sudah melakukan hubungan badan layaknya suami istri dengan cara di paksa oleh terlapor. Kejadiannya di kebun karet sebelah rumah pelapor,“Dari pengakuan korban, dia sudah dua kali dicabuli tersangka,” kata Kasat.

Geram sekaligus kesal dengan ulah tersangka kepada anaknya, orang tua korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tebo dengan Laporan Polisi Nomor : LP / B / 78 / X / 2019/ Jambi / Res  Tebo / SPKT, tanggal 17 Oktober 2019 untuk di tindak lanjuti.

Berbekal laporan itu, Selasa (22/10), Tim Sultan besukan Polres Tebo langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan sementara, tim mendpat informasi keberadaan tersangka sedang berada di Desa Sungai Karang Kecamatan VII Koto Ilir KabupatenTebo.

Hari itu juga Tim Sultan yang dipimpin oleh anggota Bripka Nurmai Irpan Asropi A langsung bergerak menuju lokasi yang dimaksud. Sampai di lokasi, ternyata benar, tersangka tengah berkumpul dengan temanya sambal minum tuak.

Tidak ignin burannya lepas, tim langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka,“Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 81 ayat (1) dan (2) jo pasal 82 ayat (2) jo pasal 76D atau pasal 82 ayat (2) jo pasal 76E UU RI No 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang – undang,” kata Kasat mengakhiri. (red)