google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 Harta Dapat Menimbulkan Masalah?

Advertisement

Harta Dapat Menimbulkan Masalah?

Selasa, 08 Oktober 2019


Banyak orang berpikir bahwa harta yang banyak membawa kenikmatan duniawi. Tetapi pernahkah anda berpikir bahwa orang yang mempunyai harta yang banyak juga mempunyai masalah sebanding dengan banyak harta seperti harus membayar pajak yang banyak, melindungi hartanya, dan terjadi kesenjangan sosial dalam ekonomi,dll.
Sebagai  permasalahannya kita mengambil tentang Kesenjangan sosial dalam ekonomi yang  disebabkan karena adanya kecemburuan antara orang kaya dan orang miskin. Contohnya orang yang berpenampilan mewah biasanya diperlakukan lebih baik dibandingkan dengan orang yang berpenampilan biasa  saja, yang akan membuat ketidakadilan dalam pemberian pelayanan terhadap masyarakat. Dalam Alquran Surah (An-Nisa [4]:5) Allah berfirman :
“Dan janganlah kamu serakah kepada orang-orang yang belum sempurna akalnya, harta (mereka yang ada dalam kekuasaanmu) yang dijadikan Alllah sebagai pokok kehidupan. Berilah mereka belanja dan pakaian (dari hasil harta itu) dan ucapkanlah kepada mereka kata-kata yang baik.”.
Untuk mengatasi masalah kesenjangan sosial tersenut maka diperlukan upaya yaitu, mengadakan sosialisasi tentang kesetaraan dalam kehidupan sosial agar masyarakat mempunyai kesadaraan untuk tidak membeda-bedakan antara orang kaya dan orang miskin, Pemerataan fasilitas publik
Tujuan artikel ini dibuat agar membuka pola pikir pembaca untuk berperilaku adil dalam kehidupan sosial untuk tidak membeda-bedakan dalam hal berpenampilan mewah saja. 
Dalam kitab hasyiah ibn abidin  yang dimaksud dengan harta adalah sesuatu yang manusia cenderung kepadanya dan mungkin disimpan untuk digunakan pada waktu yang dibutuhkan.
menurut al-Inayah Syarh al-Hidayah Harta adalah apa-apa diinginkan oleh manusia secara tabi’atnya, baik ia akan memberikannya maupun menahannya.
Ibnu Nujaim al-Hanafi memberikan penjelasan tentang harta, beliau mengatakan  harta adalah setiap yang dimiliki seseorang dari emas perak, mata benda, hewan dan lain-lain.
Menurut imam al-Syafii bahwa harta adalah barang-barang yang mempunyai nilai yang bisa diperjualbelikan dan nilai harta itu akan terus ada kecuali tatkala semua orang sudah meninggalkannya, yaitu dianggap sudah tidak berguna lagi.
Dalam kitab Durar al-Hukam Syarh Majallah al-Ahkam Harta adalah apa-apa yang secara tabiat manusia cenderung kepadanya dan memungkinkan menyimpannya untuk digunakan pada waktu yang dibutuhkan, baik hasil perpindahan maupun bukan hasil perpindahan.
Muhammad Hasbi al-Shiddiqy Harta adalah segala benda yang berharga bersifat materi yang beredar antara manusia.
Secara umum kesenjangan sosial merupakan keadaan dimana suatu hal terjadi secara tidak seimbang diantara masyarakat luas sehingga memberi dampak yang sangat mencolok.Kesenjangan sosial ekonomi adalah sebuah keadaan yang ketidakseimbangan atau ketimpangan sosial yang terjadi di dalam masyarakat, di mana kondisi tersebut akan menimbulkan sebuah perbedaan yang signifikan di antara masyarakat.
Kesenjangan ekonomi itu terjadi karena:
  • Ketidaksamaan kesempatan
  • Tidak samanya pekerjaan yang dimiliki
  • Aset dikuasai oleh pihak-pihak yang kaya
  • Rendahnya resiliensi.
Bahwasanya harta dapat diartikan sebagai sesuatu benda yang dapat dimiliki, dikuasai, diusahakan, dan dialihkan, baik benda berwujud maupun tidak berwujud. Kita merasa bersyukur, bahwa sebanyak apapun kekayaan yang kita miliki hanya sebatas titipan dari Tuhan.
Simak lebih lanjut di Brainly.co.id - https://brainly.co.id/tugas/9218687#readmore

Penulis : mahasiswa jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi
- Faramitha Riskia
- Frederick Julio
- Inayah Nur Huriyah
- Lidya Febriyana
- Nurul Huda