-->

Menu Bawah

Iklan

Hingga September 2019, FKH Berhasil Tanggani 20 Ton Lebih Limbah Infeksius di Tebo

02/10/19, 08:24 WIB Last Updated 2019-10-02T01:24:46Z
masukkan script iklan disini
PORTALTEBO.id - Data yang dirilis Forum Komunitas Hijau (FKH) Tebo Kotaku dari Januari hingga September 2019, timbulan limbah hasil aktivitas RSUD Tipe C di Kabupaten Tebo lebih dari 20.000 kg atau 20 ton. 

Data tersebut berdasarkan hasil monitoring kolektif limbah yang dilakukan oleh PT Elang Hijau Tebo Sejahtera (EHTS) ---badan usaha FKH Tebo Kotaku--- per 2 hari di area Tempat Penyimpanan Sampah (TPS) fasilitas kesehatan pemerintah daerah tersebut.

Selain RSUD, berdasarkan evaluasi timbulan limbah di seluruh Puskesmas induk serta beberapa praktek dokter per September 2019 ini, mendekati angka 1 ton.

Timbulan limbah yang terdiri dari limbah medis padat, limbah benda tajam, kemasan terkontaminasi cairan tubuh pasien, pecahan botol obat dan beberapa peralatan medis sekali pakai tersebut, keseluruhan merupakan jenis limbah dengan kategori infeksius.

"Data timbulan limbah tersebut nantinya akan digunakan untuk pelaporan ke pihak terkait," kata Marketing Area (MA) Jambi barat PT. EHTS, Faisal, Rabu (02/10/2019).

Faisal berkata, pengenalan karakteristik serta tata cara pemilahan limbah sangatlah penting. Menurutnya, pemilahan limbah merupakan faktor yang menjadi dasar untuk pengelolaan yang benar.

"Memang perlu pemahaman yang baik akan monitoring timbulan limbah Fasyankes ini. Tapi jangan gara-gara ketakutan yang berlebihan membuat penanganan limbah menjadi tidak maksimal,"kata Faisal lagi.

Terpisah, Koordinator FKH Tebo Kotaku, Robi Harja mengatakan, penanganan limbah yang dilakukan oleh PT EHTS merupakan salah satu Atribut Kota Hijau yakni "Green Waste" atau pengendalian sampah dan limbah.

Robi berkata, bila pengendalian sampah dan limbah hasil aktivitas fasilitas kesehatan tidak ditanggani dengan baik bakal menjadi problem yang tidak berkesudahan, dan itu hampir terjadi di setiap fasilitas kesehatan khususnya di Pulau Sumatera (Tebo-Jambi).

"Mudah-mudahan penanganan limbah yang telah dilakukan oleh kawan-kawan di PT EHTS mampu memberikan kontribusi positif untuk Kabupaten Tebo. Setidaknya, bisa membantu untuk penilaian akreditasi fasilitas kesehatan di permasalahan limbah,"kata Robi. (red) 

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini