google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 Oknum Polisi Diduga Terlibat Ilegal Loging di Tebo

Advertisement

Oknum Polisi Diduga Terlibat Ilegal Loging di Tebo

Selasa, 08 Oktober 2019

Salah satu mobil truck bermuatan kayu diduga hasil ilegal loging diamankan Satreskrim Polres Tebo. (dok Polres Tebo) 

PORTALTEBO.id - Salah seorang oknum anggota polisi di Jambi diduga terlibat dalam praktik illegal logging di wilayah hukum Polres Tebo. Oknum polisi berinisial S tersebut berpangkat Bripka dan berdinas di Poltabes Jambi. 

Dia berupaya menghalang-halangi Tim Satreskrim Polres Tebo saat hendak mengamankan 2 mobil truk bermuatan kayu diduga hasil ilegal loging.

Kapolres Tebo, AKBP Zainal Arrahman melalui Kasat Reskrim, AKP M. Riedho Syawaluddin T mengatakan, aksi menghalang-halangi yang dilakukan oleh oknum oknum anggota polisi tersebut pada Minggu (5/10) kemarin. 

Riedho bercerita, awalnya dia dan dan anggotanya melakukan patroli di Simpang Betung Desa Sungai Aro Kecamatan Tebo ilir Kabupaten Tebo, Sabtu (4/10) kemarin. 

Saat patroli, Riedho mendapat informasi bakal ada mobil truk bermuatan kayu bulat dan pecahan melintas di simpang tersebut.

Berdasarkan informasi itu, Riedho dan anggotanya langsung melakukan penyelidikan. Alhasil, pada Minggu (5/10) dini hari terlihat 2 unit mobil truk dengan bak tertutup melintas dari arah Betung.

Karena curiga, Riedho bersama anggotanya langsung menghentikan laju mobil truk tersebut. Saat diperiksa, ternyata benar kedua mobil truck tersebut bermuatan kayu kayu log (bulat) dan kayu olahan.

"Saat kita tanya dokumen kayu tersebut, mereka (sopir truck) tidak bisa memperlihatkan dokumennya. Mereka bilang kalau dokumennya ada pada Bripka S yang sedang mengawal mobil truck tersebut,"kata Riedho, Selasa (8/10).

Sama seperti sapir truck kata Riedho, Bripka S juga tidak bisa dapat memperlihatkan dokumen kayu tersebut. 

Tidak itu saja, Bripka S juga melakukan perlawanan dan mencoba menghalang-halangi anggota saat hendak mengamankan kayu diduga ilegal itu. "Meski ada perlawanan, akhirnya kita berhasil mengamankan kayu yang diangkut tersebut,"kata Riedho lagi. 

Untuk kepentingan pengembangan kasus ini ujar Riedho, anggotanya mengamankan barang bukti yakni, 1 unit mobil truk Nopol BH 8492 WM bermuatan 6 batang kayu bulat dan 37 kayu pecahan. Dan 1 unit mobil truk Nopol BH 8516 WM bermuatan 13 batang kayu bulat serta 2 lembar STNK mobil truk.

"Tersangka sopir dan kernet mobil truck serta barang bukti kita amankan di Mako Polres Tebo, "katanya. (red)