google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 Warga Rimbo Bujang Pemasok Sabu ke Lapas Tebo Diringkus Polisi

Advertisement

Warga Rimbo Bujang Pemasok Sabu ke Lapas Tebo Diringkus Polisi

Selasa, 29 Oktober 2019

PORTALTEBO.id - Satresnarkoba Polres Tebo kembali ungkap kasus peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Tebo. Kali ini tersangka diduga pemasok norkoba jenis sabu-sabu ke Lapas kelas IIB Muara Tebo. 

Tersangka bernama Sutriman (32)  Rt.21 Desa Rimbo Mulyo Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo ini, diduga bersekongkol dengan petugas lapas untuk mengantar barang haram tersebut ke Napi. Tersangka ditangkap saat membeli gorengan di depan Lapas Tebo tersebut.

Dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB) 2 (dua) paket diduga narkotika jenis shabu seberat 1,37 gram, 11 (sebelas) plastik klip, 1 (satu) buah dompet plastik, 1 (satu) buah hp nokia warna hijau, 1 (satu) buah hp Mito warna hitam dan 1 (satu) unit sepeda motor merek Honda Scopy warna abu-abu No Pol. BH 1214 CV.

Penangkapan tersangka ini dibenarkan oleh Kapolres Tebo AKBP Zainal Arrahman melalui Kasat Narkoba IPTU P. Sagala, SH, "Ya, kita berhasil mengamankan tersangka saat ingin mengantar sabu ke Lapas Tebo," kata IPTU P. Sagala, Selasa (29/10).

Keterangan Kasat, penangkapan tersangka berawal dari laporan masyarakat dengan Laporan Polisi Nomor : LP/A 113/X/2019/JMB/ RES TEBO Tanggal 28 Oktober 2019. Laporan tersebut menyatakan jika di pinggir jalan sebelah Lapas Tebo sering terjadi transaksi narkoba.

Kemudian Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Tebo melakukan penyelidikan dan ditemukan terlapor atas nama Sutriman. Selanjutnya dilakukan penggeledahan badan dan ditemukan sejumlah barang bukti. Barang bukti tersebut diakui tersangka adalah milik dia.

"Disaksikan para saksi, kita langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka. Tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Polres Tebo untuk Proses lebih lanjut. Tersangka kita kenakan Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika," kata Kasat.

Sementara, dari pengakuan tersangka dia sudah dua kali mengirim barang haram untuk pesanan Napi dari lapas. Dia juga mengaku untuk bisa memasukan barang tersebut, dia dibantu oleh oknum pegawai di Lapas tersebut.

"Saya cuma ngantar barang (sabu) ini aja, selanjutnya ada petugas lapas yang jemput ke saya," kata Sutriman yang kerap di sapa Robot.

Selain itu, ia juga mengaku jika pesanan Napi ini sudah dipesan sekitar sebulan lalu. Dan selanjutnya dia janjian dengan oknum petugas Lapas untuk menjemput barang dan membawa ke dalam Lapas.

"Tadi saya ditangkap saat beli gorengan sambil nungguin yang jemput barang untuk diantar ke napi dalam lapas," ujarnya. (red)