google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 Oknum Wartawan Tebo Ditangkap Polisi Karena Memiliki Sabu

Advertisement

Oknum Wartawan Tebo Ditangkap Polisi Karena Memiliki Sabu

Kamis, 28 November 2019

PORTALTEBO.id - Salah seorang oknum wartawan liputan Kabupaten Tebo berinisial MT (40) terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian. Pasalnya, dia kedapatan memiliki narkotika jenis sabu-sabu. 

Kapolres Tebo, AKBP Zainal Arrahman melalui Kasat Narkoba IPTU P Sagala membenarkan atas penangkapan tersebut. "Tersangka mengaku wartawan Tebo yang kerap meresahkan warga sekitar karena nyambi jual narkotika jenis sabu,"kata Sagala, Kamis (28/11).

Sagala mengatakan tersangka ditangkap di rumahnya di Desa Tanjung Pucuk Jambi Kecamatan VII Koto Kabupaten Tebo, Rabu (27/11). Saat itu, Tim Sultan Polres Tebo yang terdiri dari Opsnal Satreskrim dan Opsnal Satresnarkoba menggelar operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) II Siginjai.

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan warga yang merasa resah atas ulah tersangka. Atas laporan itu, Tim Sultan melakukan penyelidikan. Setelah mendapat informasi keberadaan tersangka, tim langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan. Disaksikan para saksi tim menemukan barang bukti sabu-sabu yang diakui oleh tersangka adalah milik dia. 

Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti (BB) berupa 2 (dua) paket besar diduga sabu seberat 3,87 gram dan 4 (empat) paket kecil diduga sabu seberat 0,76 gram.

Tim juga mengamankan 1 (satu) buah sendok pipet, 2 (dua) plastik klip bekas, 1 (satu) pak plastik klip baru, 1 (satu) buah kotak warna putih merk fortuner, 1 (satu) buah gunting, 1 (satu) unit hp vivo warna hitam, 1 (satu) unit hp vivo warna biru, 1 (satu) hp nokia warna hitam, 1 (satu) hp lipat warna hitam dan 1 (satu) unit hp nokia warna biru. 

"Selanjutnya, tersangka beserta barang bukti kita amankan di Mako Polres Tebo guna penyidikan lebih lanjut,"ujar Sagala.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal dalam UU yg diterapkan dengan Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,"Tersangka terancam hukuman minimal 5 tahun penjara,"kata Kasat. (red)