-->

Menu Bawah

Iklan

Musda II Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Sukses Digelar

29/02/20, 13:05 WIB Last Updated 2020-02-29T06:05:54Z
masukkan script iklan disini
PORTALTEBO.id - Bertempat di Serambi Lembaga Adat Kabupaten Tebo Musda II Pengurus Daerah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (PD AMAN) Tebo digelar, Jum'at ( 28/02/2020).

Melalui Tema "Kesepakatan dan Sikap Bersama Untuk Komitmen Kemandirian Masyarakat Dalam Upaya Mewujudkan Hak Masyarakat Adat Atas Tanah, Wilayah Dan SDA Yang Berdaulat, Mandiri dan Mertabat" acara yang dihadiri dari berbagai perwakilan 5 Margo antara lain Margo VII Koto, Margo IX Koto, Margo Sumay, Margo Petajen Ulu dan Ilir serta satu komunitas Suku Talang Mamak yang ada di Kabupaten Tebo membahas beberapa poin penting program yang akan dilaksanakan kedepan, dan sekaligus bermusyawarah untuk menunjuk Ketua Pengurus untuk wilayah Tebo.
Ditemui awak media yang meliput secara langsung ditempat pelaksanaan kegiatan, Dedi Suhendra selaku Ketua Pengurus Daerah AMAN yang terpilih dari hasil musyawarah bersama sampai periode 5 tahun kedepan tersebut mengatakan, dirinya sangat berterima kasih atas kepercayaan yang telah diamanatkan kepadanya itu. 

Ini kata dia, merupakan PR besar bagi dia untuk membesarkan organisasi ini ditingkat daerah," selanjutnya saya akan segera membentuk formatur kepengurusan, imbuhnya.

Selanjutnya, Dedi Suhendra mengatakan perlunya penguatan kelembagaan menjadi prioritas utama, artinya apabila secara struktur organisasi ini sudah kuat maka program yang akan dilaksanakan lebih optimal," setelah ini juga kita akan mendorong pemerintah melalui DPRD kabupaten Tebo yang telah menginisiasi lahirnya Perda Adat dan akan terus mengawal sampai Perda tersebut disahkan melalui paripurna," jelasnya.

Terakhir dikatakannya, melalui organisasi ini pula kedepan dirinya sangat optimis apabila kebudayaan lokal daerah yang selama ini hampir rapuh dan sedikit demi sedikit mulai luntur oleh generasi muda sekarang akan terangkat. Salah satunya melalui dicanangkannya kembali kurikulum pelajaran muatan lokal budaya daerah di setiap sekolah baik ditingkat dasar sampai ketingkat atas, sehingga para generasi muda sekarang memiliki rasa kedaerahan yang kuat untuk mempertahankan nilai luhur budaya, tradisi adat istiadat, serta kearifan lokal yang telah diwariskan oleh nenek moyang kita terdahulu.

"secepatnya kita akan membuka komunikasi melalui dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Tebo," kata Dedi. (red/wawan)
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini