google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 Polsek Tebo Tengah Fasilitasi Perselisihan Pemegang DO dengan PT TPIL

Advertisement

Polsek Tebo Tengah Fasilitasi Perselisihan Pemegang DO dengan PT TPIL

Sabtu, 29 Februari 2020

PORTALTEBO.id – Masalah Konflik Sosial antara warga dan Perusahaan kembali terjadi. Perselisihan ini melibatkan PT TPIL yang terletak di Desa Pelayang dengan sekelompok warga yang dikenal Deri CS.

Konflik ini terjadi berawal pemblokiran jalan masuk ke Pabrik Sawit milik PT TPIL. Dimana Deri CS (pemegang DO) mempermasalahkan adanya pemberhentian salah satu pemasok Buah Sawit ke PT TPIL. Selain itu, Deri CS juga mengeluhkan kejelasan harga penjualan Buah Sawit antara pemegang DO dengan pihak perusahaan.

Takut menjadi momok, Polsek Tebo Tengah meprasaranai dengan mengadakan rapat yang langsung dikawal ketat oleh personil Polsek Tebo Tengah.

Kapolsek Tebo Tengah Iptu Moh Hasyim, SH saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Pihaknya menyebutkan dalam rapat ini dihadiri langsung oleh Manager PT Tpil, Masked PT Tpil, Asisten, Mandor dan Humas PT TPIL serta para pemegang DO.

“Konflik ini jika kita biarkan berlarut -larut bisa menjadi masalah yang besae, oleh karena itu langkah baiknya kita selesaikan secara musyawarah,”ungkap Kapolsek.

Selanjutnya Kapolsek juga membeberkan beberapa hasil musyawarah dari rapat tersebut diantaranya pihak :

1. Penentuan harga TBS parameternya adalah kualitas buah dari pada TBS tersebut.
2. Semua TBS yang dikirim ke PKS PT Tpil tanggung jawab Pemegang DO
3. Untuk pemberitahuan harga TBS akan di informasikan pada pagi hari.
4. Untuk supir tembak akan di tentukan oleh pemegang DO sebanyak 1 orang dengan ketentuan memiliki SIM dan tidak memaksakan untuk mengemudikan armada dari DO yang lain.
5. Pemegang DO tidak boleh menginterfensi pegawas dan petugas Sortasi terkait kualitas TBS , Apabila hal tersebut terjadi maka manajmen perusahaan akan menindak tegas pemegang DO (Blacklist)
6. Apabila tindakan anarkis maka humas PKS PT Tpil akan mengambil langkah hukum terhadap pelanggar
7. Setiap pemegang DO untuk mendaftarkan kembali DO nya dengan melengkapi NPWP, PKP, KK, KTP paling lambat tanggal 1 April 2020.
8. Setiap Truck angkut TBS ke PT Tpil agar memasang jaring sebagai sefti ketika melintasi jalur lalulintas
9. Apabila TBS yang berasal dari kuamang kuning yang kualitasnya jelek maka penentuan harga akan dikoordinasikan kembali antara pemegang DO dengan pihak perusahaan.
10. Semua harga akan diritahukan oleh perusahaan kepaga pemegang DO secara transparan.
11. Untuk surat edaran nomor : PMKS PT TPIL /Pemb/027/Pers/II/2020 tanggal 20 Februari 2020 item nomor 02 (supir tembak) dicabut.
12. Semua Pemegang DO harus mendaftarkan masing – masing 1 orang sebagai perantara antara Pemegang DO dengan perusahaan.

“Alhamdulillah kedua pihak telah menerima hasil musyawarah dan kegiatan rapat hingga selesai berjalan dengan aman dan kondusif”pungkas Kapolsek. (polres tebo)