google-site-verification=dwhumxho11lF8qf4pJiXSK3sIBkhfcmSWtJ8AJGJ7x4 Cegah Corona, 13 Warga Tebo Dalam Pantauan

Advertisement

Cegah Corona, 13 Warga Tebo Dalam Pantauan

Selasa, 17 Maret 2020

Ilustrasi/NET
PORTALTEBO.id - Demi mencegah indikasi virus corona COVID-19, sebanyak 14 orang di Kabupaten Tebo provinsi Jambi saat ini sedang dalam pemantauan Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo.

"Sebanyak 13 orang masih dalam pemantauan, dan pemantauan itu akan dilakukan selama 14 hari," kata Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Tebo, dr.Riyana Elizabeth dikutip dari laman Teboonline.id, Selasa (17/03/2020).

Ke-13 orang tersebut merupakan warga yang memiliki riwayat bepergian keluar negeri seperti TKI dan melakukan perjalanan Umroh.

Berikut daftar Puskesmas yang ada warganya baru pulang dari Umrah/TKI/ yang dari luar negeri pada bulan Maret 2020 :
1.  Mengupeh 0
2.  Sungai Abang 0
3.  Teluk Singkawang 0
4.   Pulau Temiang 0
5.  Tegal arum 0
6.   Teluk Lancang 7
7.   T. Kembang Jambu 0
8.   Sumber Sari 2
9.    TPM. 0
10.  SP 2 0
11.   Sungai Bengkal 1
12.   Muara Tebo 2
13.   RB II 1
14.   Pintas Tuo  0
15.  Teluk Rendah 0
16.   lubuk mandarsah 0
17.  RB IX 0.                                                        
18. alai ilir 0

Menurut Riyana, proses pemantauan orang tersebut berawal dari laporan yang masuk ke Dinas Kesehatan melalui Puskesmas di tingkat kewilayahan. Kemudian pemantauan itu dilakukan di rumah masing-masing tanpa adanya isolasi.

Sementara itu, Kepala Puskesmas desa Sumber Sari Kecamatan Rimbo Ulu, Mariani mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan pemantauan terhadap salah satu warga desa Sumber Sari yang satu bulan lalu pulang dari Dubai.

Pantauan dilakukan selama 14 hari dan pemantauan dilakukan melalui pihak keluarga yang bersangkutan. Apabila yang bersangkutan mengalami demam, pilek dan sesak nafas atau sakit lainnya, maka pihak keluarganya diminta untuk menghubungi pihak Puskesmas dan pihak Puskesmas nanti yang akan mengunjungi dan memeriksa yang bersangkutan ke rumahnya.

"Yang bersangkutan saat ini sehat karena pulang dari Dubai melalui Jakarta dan di Jakarta juga sudah melalui pemeriksaan dan sampai pada hari ini  bukan dijadikan Suspect tapi semua orang yang pulang dari luar negeri kita jadikan (ODP) Orang Dalam Pantauan dan bukan sebagai tersangka Suspect Corona," kata Mariani.

Dia juga mengatakan bahwa yang bersangkutan tidak diisolasi namun diharapkan agar tidak banyak kontak dengan warga lainnya karena masih dalam pengawasan selama 14 hari. Yang bersangkutan juga tidak pernah demam atau dirawat setelah pulang dar Dubai.

"Setelah 14 hari dipantau dan dalam pengawasan tidak ada keluhan itu artinya tidak ada masalah dan sudah sama dengan warga lainnya," kata Mariani sambil menyebut alasan 14 hari pemantauan karena masa incubasi virus Corona selama 14 hari. (red)