Menu Bawah

Iklan

Disambar Petir, Seorang Lelaki Meninggal Dunia, Warganet: Korban Adalah Guru di Pulau Temiang

Portal Tebo
28/03/20, 20:22 WIB Last Updated 2020-03-28T13:22:36Z
masukkan script iklan disini
PORTALTEBO.id - Seorang laki-laki tidak dikenal meninggal dunia diduga disambar petir. Insiden naas ini terjadi di pinggir sungai Desa Teluk Rendah Pasar, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Sabtu (28/03/2020). 

Informasi yang dirangkum PORTALTEBO.id, insiden terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu hujan baru reda dan korban hendak menelpon dan mencari signal di pinggir sungai. 

Saat korban berada di pinggiran sungai, tiba-tiba terdengar suara petir bergemuruh. Waktu bersamaan korban terbakar diduga akibat tersambar petir. 

Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung berupaya menyelamatkan korban dengan memadamkan api yang membakar tubuh korban. Warga langsung menyiramkan air ke tubuh korban hingga api yang membakar tubuh korban padam.

Namun naas, saat api sudah padam, nyawa korban sudah tidak tertolong lagi," Saat ini jenazah sudah diamankan pihak kepolisian dan babinsa. Jenazah korban dibawa ke Puskesmas Teluk Rendah," kata salah seorang warga yang tidak mau sebutkan namanya.

Warga tersebut mengaku tidak mengetahui identitas korban, dan hingga saat ini belum diketahui alamat serta nama korban tersebut. 

Sementara, sejumlah warganet memposting jika korban disambar petir tersebut adalah seorang guru di Pulau Temiang, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo yang bernama M Ali Mukhtar.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu
Innalilahi wainnailaihi Raji'un
Telah Berpulang ke Rahmatullah Saudara kita M ALI MUKHTAR PULAU TEMIANG
Dengan Sebab Musibah Tersambar petir di Desa Teluk Rendah Pasar Tebo Ilir
Saat ini jenazah dalam perjalanan ke Pulau Temiang.
Bersama kita bersaksi beliau adalah orang yang Baik
Al Fatihah
Allahummagfirlahu warhamhu waafihi wa'fuanhu
#sayongantarjenazahkepulau😭😭," keterangan foto yang diupload warganet dengan username Novriadi Tebo, beberapa menit yang lalu. 

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait indentas korban. (red) 

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini