-->

Menu Bawah

Iklan

Selama 8 Tahun, 50 Perusahaan Lokal di Tebo Mati, Ini Penyebabnya

Portal Tebo
20/04/20, 19:03 WIB Last Updated 2020-04-20T12:03:21Z
masukkan script iklan disini
PORTALTEBO.id – Pernyataan mengejutkan keluar dari Wakil ketua DPRD Tebo, Syamsurizal. Dengan lantang ia menyebutkan, kalau proses tender di Kabupaten Tebo, telah dimonopoli oleh kelompok tertentu. 

Pernyataan ini dia sampaikan sebagai pandangan akhir Fraksi Demokrat yang dibacakan dalam sidang paripurna DPRD Tebo dengan agenda pendapat akhir 7 fraksi terhadap LKPJ Bupati Tebo Tahun Anggaran 2019, Senin (20/4/2020).

“Selama 8 tahun saudara Bupati memimpin Tebo, telah terjadi oligarki dalam tender proyek-proyek di Kabupaten Tebo yang cenderung dikuasai segelintir orang saja,” ujar Iday sapaan Syamsurizal.

Tidak hanya itu saja, dalam pandangan akhir fraksi Demokrat yang dibacakannya, dia juga menyebutkan modus operandi yang digunakan untuk memonopoli proyek tersebut. Seperti misalnya memakai atau meminjam perusahaan lain, tapi prakteknya yang mengerjakan orangnya itu-itu saja.

“Selama 3 periode Fraksi Partai Demokrat duduk sebagai pimpinan DPRD Tebo, kami merasakan kue pembangunan Kabupaten Tebo tidak dapat dinikmati oleh perusahaan lokal di Tebo, sudah 50 perusahaan lokal Tebo mati selama 8 tahun belakangan ini,” katanya lagi.

Ia juga menyebutkan, dari hasil investigasi di lapangan, ditemukan adanya tiga perusahaan yang mengerjakan 41 paket proyek.

“Mulai dari paket 58 juta sampai miliaran rupiah yang mengerjakan perusahaan dan orangnya itu-itu saja, kami minta Bupati disisa masa jabatannya agar memperbaiki kondisi pemerataan pembangunan bagi seluruh elemen masyarakat Tebo dan tetap fokus untuk memenuhi janji-janji politiknya kepada masyarakat,” pungkasnya. (red) 
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini