-->

Menu Bawah

Iklan

Polisi Gelar Simulasi Penanganan Kerusuhan di Lapas Tebo Akibat Corona

Portal Tebo
22/04/20, 19:06 WIB Last Updated 2020-04-22T12:12:21Z
masukkan script iklan disini
PORTALTEBO.id - Kerusuhan akibat virus Corona atau Covid-19 terjadi di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) II B Muara Tebo, Rabu (22/04/2020).

Kerusuhan bermula salah seorang warga binaan diduga terpapar atau terjangkit Corona. Sementara, warga binaan yang lain memaksa warga binaan yang terjangkit virus Corona tersebut segera dikeluarkan.

Sementara, sejumlah warga binaan lain langsung berbuat anarkis dengan merusak dan mebakar fasilitas lapas. Tidak itu saja, mereka juga berontak dan berupaya ingin keluar dari Lapas.

Karena kondisi sudah semakin tidak terkontrol, Kepala Lapas langsung menghubungi Kapolres Tebo via telepon seluler untuk meminta bantuan.

Kalapas minta bantuan Kapolres mengamankan dan mengendalikan Lapas dari kerusuhan tersebut.

Mendapat informasi tersebut, Kapolres Tebo langsung memerintahkan Kabag Ops agar mengumpulkan personel untuk mengendalikan dan mengamankan kerusuhan di Lapas. Kapolres juga langsung menuju Lapas untuk berkoordinasi dengan Kalapas.

Setelah mendapatkan perintah dari Kapolres, Kabag Ops langsung menghubungi para Kabag, Kasat, Kasi dan Kapolsek Tebo Tengah beserta seluruh personelnya untuk menggelar Apel Panggilan Luar Biasa (PLB) di lapangan apel Mapolres Tebo.

Setelah anggota berkumpul dilapangan apel Mapolres tebo , Kabag Ops mengambil apel dan memberikan Arahan Perintah Pimpinan (APP) kepada personel tentang adanya kejadian kerusuhan di Lapas serta memerintahkan Kasat Sabhara menyiapkan peralatan Dalmas lengkap beserta mobil AWC dan memerintahkan Katim Sus untuk menyiapkan peralatan lengkap Timsus.

Kabag Ops juga memerintahkan Kasat Lantas untuk mengatur dan mengamankan jalur atau jalan didepan Lapas. Setelan itu, anggota dengan peralatan lengkap langsung menuju ke Lapas.

Tiba di Lapas Tebo, anggota langsung melaksanakan apel yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tebo dan diberikan APP.  

Selanjutnya, Kapolres memerintahkan Kabag Ops, Kasat Intelkam, Kasat Binmas, serta Kapolsek Tebo Tengah masuk ke dalam Lapas untuk melakukan koordinasi dan negosiasi dengan warga binaan, namun tidak berhasil atau gagal.

Karena warga binaan semakin anarkis, Kabag Ops langsung memerintahkan Katim Sus agar masuk melewati pintu utama ke dalam area Lapas. Begitu juga dengan Kasat Sabhara diperintahkan agar tim Dalmas beserta mobil AWC dan Mobil Damkar siaga di pintu masuk 2.

Setelah Timsus berhasil masuk melalui pintu utama Lapas, tim melihat massa semakin anarkis dan melakukan pembakaran. Katimsus pun langsung melakukan penembakan flasball atau gas air mata agar masa terpukul mundur. 

Mendapat tembakan gas air mata, masa warga binaan berhamburan mundur. Namun Tim Sus kembali melepaskan tembakan gas air mata agar situasi benar-benar dapat dikendalikan. 

Sayangnya, meski situasi dapat dikendalikan namun sejumlah fasilitas Lapas masih terbakar. Hal itupun langsung dilaporkan oleh Katim Sus kepada Kabag Ops. 

Mendapat laporan dari Katim Sus, Kabag Ops langsung memerintahkan Kasat Sabhara berkoordinasi dengan Kelapas agar membuka pintu 2, karena Tim Dalmas beserta peraga alat apar, Mobil AWC, dan mobil  Damkar akan masuk ke dalam lapas untuk memadamkan api.

Setelah masuk melalui pintu dua, Tim Dalmas beserta peraga alat apar, langsung memadamkan api yang berskala kecil. Sedangkan Mobil AWC dan Mobil Damkar memadamkan api yang bersekala besar.

Sementara, Kasat Binmas dan Katim Sus melakukan negosiasi dengan warga binaan untuk tidak kembali melakukan tindakan anarkis. Negosiasi berhasil, warga binaan menyetujui dengan komitmen tim kesehatan akan mengevakuasi warga binaan yang terjangkit Covid-19.

Katim Sus pun langsung melaporkan kesepakatan tersebut kepada kabag Ops, dan memimta agar Tim Kesehatan segera melakukan evakuasi pada warga binaan yang terjangkit Covid-19 sesuai prosedur.

Selang beberapa waktu, tim kesehatan melakukan evakuasi. Meski evakuasi berjalan dengan aman dan terkendali, namun timsus tetap siaga pada setiap pintu masuk ke dalam Lapas. Dan situasi Lapas aman dan kondusif.

Inilah kronologis kegiatan simulasi yang Dipimpin langsung oleh Kapolres Tebo, AKBP Abdul Hafidz, S.I.K., M.Si.

Kegiatan dengan Skenario “Kerusuhan di Lembaga Permasyarakatan Kelas II B Muara Tebo Akibat adanya warga binaan yang terjangkit Covid-19” dilaksanakan di lapangan apel Makopolres Tebo

Selain Kapolres, pada kegiatan ini langsung diperagakan oleh Waka Polres Tebo, Kompol Mamit Suargi, S.Pd, Kabag Ops Polres Tebo Kompol Edi Putra, S.H,  Kasat Reskrim Polres Tebo Akp M. Riedho S. Taufan, S.I.K, Kasat Intelkam Polres Tebo Akp Yawan Feriandy, S.H, Kasat Sabhara Polres Tebo Akp Wibisono, S.H, Kasat Lantas Polres Tebo Akp Amilia Debora, S. S.I.K, Sat Lantas Polres Tebo 13 Pers, Tim Dalmas Polres Tebo 13 Pers, Tim Sus Polres Tebo 20 Pers, Tim Kesehatan Polres Tebo 3 Pers, Driver & Opr AWC 3 Pers, Peraga Napi 15 Pers dan Propam 3 Pers.

Sementara, alat peraga yang digunakan yakni, Ranmor AWC 1 Unit, Senjata Api laras panjang SS1 13 Pucuk, Flassball 5 Pucuk, Baju Dalmas 13 Stel, Tameng 11 Bh, Tongkat T 11 Bh, Helm Tactical 20 Bh, Masker Tactical M04 20 Bh, Apar 1 Tabung, Kamera 1 Unit, APD 3 Stel dan Kursi Roda 1 Unit

"Alhamdulillah, kegiatan simulasi berlangsung aman, lancar dan tertib," kata Kapolres. (red) 
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini