-->

Menu Bawah

Iklan

Bertajuk "Menuju New Normal " Talkshow Tebo KolaborAKSI Pecah di Seduduk Coffe

31/05/20, 14:26 WIB Last Updated 2020-05-31T07:26:32Z
masukkan script iklan disini

PORTALTEBO.id - KolaborAKSI kembali melakukan diskusi atau talkshow melalui media live streaming pada channel Musisi Tebo Project. Acara ini digelar di Seduduk Kopi (Seduduk Coffee) Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, Sabtu malam (30/05/20).

Kegiatan diskusi yang dimulai pada pukul 20.00 WIB ini menghadirkan pegiat ekonomi, budaya, tokoh agama, praktisi hukum, musisi Tebo Project dan pegiat lingkungan. Pada diskusi ini bertajuk "Menuju New Normal". 

Bukan tak beralasan, New Normal saat ini telah menjadi topik pemberitaan utama di tengah pandemi CoVID-19.

“Upaya pemerintah dalam mengantisipasi dampak kesehatan akibat pademi Covid-19 dan sosialisasi New Normal sangat rasional dan harus tetap kita dukung. Kehidupan ekonomi harus segera berjalan kembali. Kebutuhan di tingkat rumah tangga, tak dapat dihentikan. Semua orang memiliki kebutuhan dan pasti itu semua sangat terkait dengan aktivitas ekonomi.” kata Nukman Elba  di awal pemaparannya. 

Dilain kesempatan, Ustadz Syafwandi, S.Ag atau yang akrab disapa Buya Safwan memaparkan, sudah sejak zaman Nabi Muhammad SAW, manusia sudah dihadapkan pada wabah penyakit. “Umat Nabi Muhammad SAW bahkan diminta untuk tidak meninggalkan tempat wabah, juga bagi daerah yang tidak terjangkit wabah untuk tidak mendatangi daerah yang terkena wabah. Ini semua sudah diajarkan Rasulullah jauh sebelum kita menghadapi Covid-19," jelas beliau.

“New Normal harus menjadi momentum bagi pemuda untuk mengisi kegiatan produktif dan saling bersinergi untuk bergerak maju. Pemudalah dalam kondisi saat ini yang mungkin akan paling mampu beradaptasi dengan perubahan yang akan dihadapi,” jelas Hishom, SH selaku narasumber lainnya yang memberi semangat khususnya pada pemuda. 

Pada kesempatan selanjutnya, Ryan menambahkan bahwa Tebo masih diberi anugerah hingga saat ini belum ditemukannya kasus penularan lokal virus yang semakin pademi dan mematikan tersebut. Namun kata dia, kita juga harus bersama-sama dan bersinergi untuk menghadapi semua kemungkinan yang ada didepan mata," Mari kita melepaskan sekat-sekat dan sebanyak-banyaknya saling memberi manfaat," ajak Ryan.

Diakhir sesi, salah seorang tokoh pemuda, Raden berkata Covid-19 bisa menjadi momentum baru untuk terus menumbuhkan kecintaan pemuda pada budaya-budaya lokal khususnya di Tebo. “Sangat banyak budaya lokal yang harus terus kita lestarikan, baik melalui event-event maupun pembelajaran di lingkungan masyarakat. Contohnya kompangan dan lainnya," tandasnya. (red/wan)

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini