-->

Menu Bawah

Iklan

Penyaluran Bansos di Desa Sungai Rambai Diduga Tumpang Tindih, Ini Penjelasan Kades

18/05/20, 11:24 WIB Last Updated 2020-05-18T04:38:31Z
masukkan script iklan disini
Ilustrasi/NET

PORTALTEBO.id - Penyaluran bantuan sosial (Bansos) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo melalui DPRD Tebo di Desa Sungai Rambai, Kecamatan Tebo Ulu, dituding tidak tepat sasaran. Pasalnya, beberapa warga yang telah menerima bantuan dari program Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa (BLT-DD), namun masih menerima Bansos tersebut.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Desa Sungai Rambai, Sakbani. Namun dia menepis jika kesalahan tersebut bukan dilakukan oleh perangkat desa.

"Bansos itu disalurkan oleh salah seorang oknum BPD berinisial Ad tanpa persetujuan kita," kata dia. 

Kades mencerikan, untuk Bansos yang disalurkan ke desanya ada 180 paket. Bantuan itu, disimpan di rumah saudara Helmi. Sebagai kades dirinya sempat menunda bantuan tersebut. Pasalnya, banyak laporkan dari warga dimana ditemukan penerimaan ganda dengan warga yang penerima BLT. 

"Soal data penerima ganda ini sudah saya laporkan kepada pak Iday (Wakil DPRD, Syamsurizal). Beliu meminta yang sudah menerima BLT tidak boleh dikasih, jangan ada bantuan yang tumpang tindih" ungkapnya. 

Sore itu lanjut Kades, dia sangat terkejut saat mendapat laporan bahwa Bansos tersebut telah disalurkan oleh oknum BPD terpilih. Ada 145 paket yang telah disalurkan. 

"Dia datang kerumah Elwi , meminta semua paket dibagikan dan akhirnya ribut. Maka bantuan dihentikan. Tapi, sayangnya warga menuding kami," paparnya. 

Atas kejadian ini, Kades memastikan jika penyaluran Bansos yang tidak merata sama sekali tidak menyangkut dirinya. Ia mengakui sama sekali tidak dihargai oleh oknum BPD terpilih tersebut. 

"Kok belum dilantik sudah mengambil kebijakan. Ini sudah perampasan," katanya. (red) 
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini