-->

Menu Bawah

Iklan

Jabatannya Muncul Di Buku Hasil Pemeriksaan Polda Jambi, Ketua DPRD Meradang

06/06/20, 13:32 WIB Last Updated 2020-06-06T06:32:48Z
masukkan script iklan disini

PORTALTEBO.id - Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto, membantah keras pernah diperiksa Polda Jambi terkait postingan facebook yang hangat belakangan ini. Sebab, Menurutnya sejauh ini ia tidak pernah diperiksa maupun dimintai keterangan oleh Polda Jambi terkait dengan hal itu.

"Kamu cermati itu tanggalnya tanggal 14 Mei, Sudah lama itu sudah lama! Bukan saya yang dimintai keterangan tapi Anwar Sadat, Ketua BK DPRD Provinsi" Ujar Edi bernada tinggi saat dikonfirmasi melalui telp, Malam tadi, Jum'at (5/6/2020).

Konfirmasi ke Edi dilakukan karena jabatannya selaku Ketua DPRD Prov. Jambi tertulis paling atas pada foto buku agenda yang diduga hasil catatan pemeriksaan di Polda Jambi, Yang diperoleh/diterima Wartawan.

Jabatan Ketua DPRD Prov. Jambi sendiri dalam foto itu tercatat terang benderang pada tanggal (14/5) B/626/V/Res.2.5/2020/Ditreskrimsus - Permintaan keterangan.

Kemudian pada baris bagian bawah  tertulis B/97/V/Res 2.5/2020/Ditreskrimsus - Kepala Kantor Bahasa Provinsi Jambi - P. Keterangan Ahli.

Selanjutnya ada jabatan/nama Dekan Fakultas Hukum, Hj. Rahima, Ilham Kurniawan, dan lain-lain, berderet memanjang di foto buku catatan tu.

Edi mengaku Dia pun telah menerima foto seperti yang dimaksudkan oleh media ini.

Dia memaparkan, Ketua BK DPRD, Anwar Sadat, Pada (14/5) itu diminta keterangannya di Polda Jambi terkait kasus absen ibu Rohima bukan soal yang terkait Iin Habibi. 

"Itu masalah lama Bu Rohima melaporkan akun palsu terkait beliau yang dianggap tidak pernah masuk DPR, Makan gaji buto, Maka dari Polda meminta keterangan BK, Pak Anwar Sadat, Pak Anwar laporan ke saya gitu." ujarnya kembali menegaskan.

Edi selanjutnya menyatakan bahwa ada kesalahan pencatatan/penulisan dalam buku itu.  Menurutnya yang harus ditulis disitu bukan ketua DPRD Provinsi Jambi tapi Ketua BK DPRD Provinsi Jambi.

"Kurang BK nya itu, Klear ya," ujarnya buru-buru mengakhiri pembicaraan.

Lalu, perihal yang masih mengantung benarkah buku catatan hasil pemeriksaan Polda Jambi itu tidak benar? Atau salah seperti yang di maksud Edi Purwanto, Ketua DPRD Provinsi Jambi?

Dalam perkara pelaporan/pengaduan atas terlapor Inta Umri Habibi atau Iin Habibi yang pelaporan atau pengaduannya sejak (30/4) proses penyelidikan merujuk Lapduan/80/IV/Res.2.5/2020/Ditreskrimsus dan Surat Perintah Penyelidikan pertanggal (8/5) yang diketahui telah memeriksa Iin Habibi baru-baru ini (4/6) sebagai terlapor dugaan pelanggaran UU ITE seperti yang dijelaskan Rahima sebagai pelapor melalui kuasa hukum, Ilham Kurniawan kepada media ini?. (red/wil)
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini