-->

Menu Bawah

Iklan

Maksimalkan Pemberantasan Narkotika, BNN Tebo Bakal Dibentuk

17/06/20, 16:25 WIB Last Updated 2020-06-17T09:26:20Z
masukkan script iklan disini

PORTALTEBO.id - Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi, Brigjen Pol Dwi Irianto, S.I.K, M.Si telah merekomendasikan pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) dibeberapa kabupaten kota di Provinsi Jambi, termasuk kabupaten Tebo. Ini dilakukan untuk memaksimalkan pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Tebo. 

Dikatakan Dwi Irianto, BNN telah berupaya melakukan penegakan-penegakan hukum terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika, namun peredaran narkotika masih terus berlanjut," Untuk mengatasi ini sangat diperlukan peran masyarakat dan semua pihak," kata dia saat Sosialisasi Rencana Aksi Nasional (RAN) Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursor Narkotika Tahun 2020- 2024, di Pendopo rumah dinas Bupati Tebo, Rabu (17/06/20).

Diakui dia, peredaran narkotika di Provinsi Jambi sulit terdeteksi. Pasalnya, banyak jalur masuk yang sangat rentan digunakan untuk memasok barang haram tersebut. 

Untuk itu, dia mengajak semua pihak dan masyarakat untuk sama-sama mencegah dan memberantas peredaran barang haram itu. 

"Saya berharap masing-masing instansi bisa menghilangkan ego sektoral dalam penanganan dan penindakan penyalahgunaan narkotika, mengingat dari data yang kami punya 3,5 % pengguna narkotika adalah anak di usia dini. Jadi untuk memberantas ini adalah tugas kita semua," kata dia. 

Pada kesempatan itu, Bupati Tebo, Dr. H. Sukandar, S. Kom., M. Si mengatakan, Kabupaten Tebo telah melakukan berbagai langkah dalam upaya menekan penyalahgunaan narkoba. Seperti sosialisasi mengenai bahaya narkoba serta upaya lainnya dari Pemerintah Tebo dan instansi terkait. Sasarannya adalah para remaja yang rentan terimbas dari efek buruk narkoba.

Untuk itu, Sukandar menghimbau kepada masyarakat Tebo untuk berpartisipasi dalam menekan penyalahgunaan dan peredaran narkoba, terutama dikalangan anak muda. Hal tersebut dikarenakan Tebo merupakan daerah perlintasan yang berpotensi terhadap perdagangan narkoba.

"Kabupaten Tebo yang merupakan daerah perlintasan tidak menutup kemungkinan berpotensi sebagai tempat perdagangan narkoba. Saya mengajak kepada semua instansi dan masyarakat untuk berperan aktif dalam menekan peredaran. Dimulai dari lingkup terkecil yakni keluarga," kata Sukandar.

Diketahui, Sosialisasi Rencana Aksi Nasional (RAN) Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursor Narkotika Tahun 2020- 2024 ini dihadiri oleh Wakil Bupati Tebo, Syahlan, SH., Unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Tebo, Drs. Teguh Arhadi, MM., Staf Ahli Bupati dan Asisten Sekda, Kepala SKPD Lingkup Pemkab Tebo. (red/wan)
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini