-->

Menu Bawah

Iklan

Kasi Intel Kejari Tebo Didampingi Temenggung SAD Tanam Pohon Buah Hutan Yang Mulai Langka

18/07/20, 19:33 WIB Last Updated 2020-07-18T12:37:59Z
masukkan script iklan disini
Kasi Intel Kejari Tebo, Ari Chandra Pratama besama Temenggung Ngadap menanam pohon buah hutan di taman kompleks perkantoran Pemkab Tebo. 

PORTALTEBO.id - Kasi Intel Kejari Tebo, Ari Chandra Pratama, SH menanam bibit pohon buah-buahan hutan yang sudah mulai langka, di taman komplek perkantoran Pemkab Tebo. 

Tidak sendiri, saat menanam bibit pohon buah hutan itu, Kasi Intel didampingi langsung oleh Temenggung Ngadap, pimpinan Kelopok Suku Anak Dalam (SAD) dari Sungkai Lubuk Dalam, Desa Tanah Garo Kecamatan Muara Tabir Kabupaten Tebo.

Tampak Bupati Tebo, Sukandar bersama Forkompinda dan OPD serta sejumlah komunitas yang peduli lingkungan menyaksikan saat Kasi Intel memanan bibit pohon buah hutan tersebut. 

Ari Chandra Pratama bersama Temenggung Ngadap. 

Kasi Intel Kejari Tebo, Ari Chandra Pratama mengatakan, penanaman bibit pohon buah-buahan hutan bersama Bupati Tebo Sukandar dan para Forkompinda ini, dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup dan antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

"Selain untuk penghijauan, semoga dengan kegiatan ini kita bisa membudidayakan tanaman atau pohon buah-buahan hutan yang sudah mulai langka," kata Ari. 

Diketahui, penanaman bibit pohon buah-buahan hutan ini diinisiasikan oleh Yayasan Orang Rimbo Kito (ORIK) dibawah binaan Kejari Tebo. Pada programnya, Yayasan ORIK fokus pada pendampingan dan pemberdayaan SAD. 

Pasca pesta buah-buahan hutan pada awal tahun 2020 kemarin, yayasan ORIK bersama masyarakat dan SAD Tanah Garo melakukan pembibitan buah-buahan hutan diantaranya buah Tampoi, Tempunek, Kuduk Kuyak, Jagol dan lainnya. Alhasil, ribuan bibit dari berbagai jenis buah-buahan hutan yang sudah mulai langka berhasil dibibitkan dan siap untuk ditanam.

"Kita akan terus melakukan pembinaan kepada Yayasan ORIK dan SAD," kata Ari lagi. 

Bupati Tebo, Sukandar mengucapkan terimakasih kepada Yayasan ORIK dibawah binaan Kejari Tebo yang telah berupaya membudidayakan pohon buah-buahan asli dari hutan SAD Tebo. 

Menurut Sukandar, buah-buahan hutan yang sudah langka perlu dibudidayakan agar anak keturunan kita nanti dapat menikmatinya.

"Ada bibit pohon Tampoi nasi, Tampoi Kuning, Tampoi rimba, Tempunek, siuo dan lainnya. Ini perlu kita budidayakan agar anak cucu kita nantinya bisa menikmati rasanya buah hutan," kata Sukandar.

Dikatakan Sukandar, bibit buah-buahan hutan ini nantinya akan dilakukan sertifikasi oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jambi. Pasalnya, dari informasi yang diterima, pembibitan pohon buah-buahan hutan ini yang pertama kali dilakukan di Jambi bahkan di Indonesia," Jadi biarlah sumber bibit atau pohon induknya berada di kawasan hutan SAD, namun bibit-bibitnya kita tanam disekitar Tebo. Kapan perlu ditanam juga di luar Tebo," kata Sukandar. 

Pimpinan kelompok SAD Tanah Garo, Temenggung Ngadap mengatakan, bibit buah-buahan hutan yang ditanam hari ini berasal dari kawasan hutan tempat kelompok dia hidup dan berkehidupan yakni Sungkai Lubuk Dalam, Desa Tanah Garo Kecamatan Muara Tabir Kabupaten Tebo, Jambi.

Dia berkata, saat ini ada puluhan jenis buah-buahan hutan yang pohonnya tumbuh dan masih terjaga dikawasan hutan mereka. Puncak musim buah diperkirakan sekitar bulan Februari hingga Maret," Kalau jumlah pohonnya ada ratusan batang. Kalau benar-benar di hitung, kemungkinan seribu batang lebih," ujar dia. 

Dengan penanam bibit pohon buah-buahan hutan ini, Temenggung Ngadap berharap agar pemerintah dan seluruh yang hadir ikut berpartisipasi menjaga dan merawat hutan tempat kelompoknya hidup dan berkehidupan. 

"Ada puluhan ribu bibit pohon buah-buahan yang sengaja dan sudah kita bibitkan. Tujuannya agar semua tahu jika sumber bibit ini berasal dari hutan kami, dengan harapan hutan kami sama-sama dijaga dan dilestarikan," kata Temenggung. 

Sementara, Ketua Yayasan Orang Rimbo Kito (ORIK), Ahmad Firdaus mengatakan, pihaknya bersama SAD dan masyarakat Desa Tanah Garo telah melakukan pembibitan sejak Maret 2020. Pembibitan tersebut sengaja difokuskan pada buah-buahan hutan yang sudah langka," Mudah-mudahan setelah penanaman ini ada tindak lanjutnya dari pemerintah dalam hal ini Pemkab Tebo," katanya. (red/wan)

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini