-->

Menu Bawah

Iklan

Aksi Pengeroyokan di Rimbo Bujang Diduga Karena Masalah Persaingan Bisnis Properti

04/08/20, 07:58 WIB Last Updated 2020-08-04T00:58:21Z
masukkan script iklan disini


PORTALTEBO.id - Dua orang warga Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo - Jambi, yakni Nuryono dan Harianto menjadi korban pengeroyokan. Kedua korban dikeroyok diduga karena permasalahan persaingan bisnis properti.


"Terduga pelaku (pengeroyok) sekitar tiga orang yakni PR, NR dan IN. Untuk sementara kita menduga pengeroyokan ini karena masalah persaingan bisnis properti," kata Nuryono salah seorang korban dugaan pengeroyokan terdebut, Selasa (04/08/2020).


Dia menceritakan, pada Kamis, 30 Juli 2020 kemari, terjadi cek cok antara Harianto dengan WR orang tua salah satu terduga pelaku. Tidak terima dengan cek cok tersebut, WR langsung menghubungi anaknya NR dan IN. NR dan IN pun langsung melaju ke tempat orang tuanya. 


Namun ditengah jalan NR dan IN melihat korban. Mereka pun langsung melakukan pengejaran dan beberapa kali memepet korban hingga kendaraan yang dikendarai korban keluar jalur (aspal). 


Karena merasa terancam, korban langsung membelokan kendaraannya ke Polsek Sepenggal Lintas Kabupaten Bungo untuk menyelamatkan diri," karena sudah merasa aman, akhirnya kita pulang melalui jalan PTPN lama. Kita langsung menuju kantor perumahan Permata Residence Rimbo Bujang," ungkap Nuryono. 


Namun lanjut Nuryono, baru beberapa menit sampai di kantor, terduga pelaku datang bersama temannya dan langsung melakukan pengeroyokan. Akibat pengeroyokan itu, dia mengalami luka robek pada bagian kepala dengan 8 jahitan," bibir saya pecah dan ada beberapa luka memar dibagian tubuh saya," ungkap dia lagi. 


"Sementara, Harianto mengalami luka robek pada bagian mulut dan beberapa luka memar pada bagian tubuh," katanya lagi. 


Tidak terima dengan aksi pengeroyokan itu, Nuryono bersama Harianto langsung membuat laporan ke Polsek Rimbo Bujang," sudah kita laporkan. Mudah-mudahan pelakunya segera diproses sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya. (red) 


Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

NEWS

+