-->

Menu Bawah

Iklan

Ini Penjelasan Kapolsek Tebo Tengah Soal Pengrusakan Aset di RSUD STS Tebo

Portal Tebo
01/09/20, 21:26 WIB Last Updated 2020-09-01T14:26:09Z
masukkan script iklan disini

PORTALTEBO.id - Adanya laporan dari Direktur RSUD STS Tebo, dr Oktavienni terkait insiden salah seorang keluarga pasien mengamuk dan merusak sejumlah aset di ruang pelayanan Intensive Care Unit (ICU) di RSUD STS Tebo, dibenarkan oleh Kapolsek Tebo Tengah, Iptu M. Hasyim As'ary, SH. 

"Iya ada Laporan Polisi Nomor :  NOMOR. : LP / B – 29 / IX /2020 / JAMBI /RES TEBO /SEKTOR TEBO TENGAH, tentang dugaan pengrusakan yang dilaporkan oleh Dirut RSUD STS Tebo hari ini. Yang dilapor adalah DE," kata Hasyim, Selasa (01/09/2020).

Pada laporan itu jelas dia, Selasa (01/09/2020) sekira pukul 07.30 Wib perawat di rumah ICU RSUD STS Tebo memberitahukan kepada keluarga pasien bahwa pasien atas nama Ataya meninggal dunia. 

Mendapat Kabar itu, pihak keluarga pasien berinisial DE tidak terima dan langsung ngamuk dan melakukan pengrusakan alat kesehatan berupa 1 (Satu) Unit DJ SHOK Merk DEFIMAX, 1 (satu) Unit BED SIDE Monitor Sciller, 1 (satu) Buah meja Pasien Merk Poly Medical serta obat-obatan yang ada di ruangan ICU rusak. 

Tidak itu saja, terduga pelaku juga melakukan pengrusakan pintu, memecahkan kaca jendela di ruang ICU tersebut," setelah itu Pelaku langsung membawa anak yang meninggal mengarah ke tempat parkir dan meninggalkan RSUD Sultan Thaha Saifudin, kemudian pihak rumah sakit melaporkan kejadian tersebut untuk di tindak lanjuti," kata Kapolsek.

Atas insiden ini lanjut dia, pihak RSUD STS Tebo mengalami kerugian sekitar Rp460 juta," kita sudah mengamankan barang bukti 1 (Satu) Unit DJ SHOK Merk DEFIMAX, 1 (satu) Unit BED SIDE Monitor Sciller, dan 1 (satu) Buah meja Pasien Merk Poly Medical. Seluruh barang bukti sudah rusak. Saat ini kita masih melakukan tahap penyelidikan," pungkasnya. (red) 
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini