-->

Menu Bawah

Iklan

Ratusan Petani Long March ke Kompleks Perkantoran Pemkab Tebo

Portal Tebo
24/09/20, 14:59 WIB Last Updated 2020-09-24T07:59:28Z
masukkan script iklan disini

PORTALTEBO.id -  Ratusan masa yang tergabung dalam jaringan petani bersatu tebo yang sejak malam tadi, Rabu (23/09/20) menginap di pelataran Perkantoran Bupati Tebo, melakukan long march bersama menuju gerbang kantor Bupati Tebo sekitar pukul 9.30 WIB, Kamis, (24/09/20).

Dengan menggunakan beberapa unit pengeras suara, masa langsung berhenti tepat di depan gerbang kantor Bupati Tebo yang sejak pagi sudah dijaga ketat aparat keamanan gabungan baik dari kepolisian, satpol PP dan TNI.

Pantauan awak media dilapangan,Abdul  salah satu korlap aksi langsung melakukan orasi terbuka di depan aparat keamanan, dari orasi tersebut terlontar beberapa tuntutan masyarakat diantaranya menolak RUU omnibuslaw, menerbitkan rekomendasi pencabutan izin PT ABT yang sudah ditolak oleh masyarakat dan juga terbakar serta di segel oleh kementerian LHK pada tahun 2019.

Selanjutnya, masa melalui orator juga meminta  menerbitkan rekomendasi pengurangan izin terhadap konsesi PT LAJ, PT. Wana Mukti Wisesa yang sudah dikelola dan dimanfaatkan oleh petani serta meminta   diterbitkan nya Perda pengakuan dan perlindungan MHA talang mamak terakhir meminta untuk memastikan agar tidak ada lagi intimidasi serta kriminalisasi petani penggarap yang mengolah lahan di wilayah wilayah yang berkonflik.

Setelah orasi orasi tersebut dilontarkan, akhirnya Amsiridin, Asisten 1 pemerintahan selaku delegasi Pemerintah Daerah Kabupaten Tebo hadir ditengah aksi masa tersebut, dalam mediasi tersebut akhirnya disepakati pemda memfasilitasi untuk mempertemukan perwakilan masa dan pihak perusahaan untuk duduk bersama diruangan Banggar DPRD Kabupaten Tebo, (red) 
Komentar

Tampilkan

1 komentar:

  1. Maaf boss.... MHA talang Mamak tu,di Kab.INHU - RIAU,ngapa Masyarakat TEBO -JAMBI yg minta di terbit kan perda nya,MHA TALANG MAMAK TU UDAH ADA PERDA NYA DI RIAU...

    BalasHapus

Terkini