-->

Menu Bawah

Iklan

Sebanyak 26 Tempat Usaha di Kota Tebo Melanggar Protokol Kesehatan

Portal Tebo
10/11/20, 16:57 WIB Last Updated 2020-11-10T09:57:16Z
masukkan script iklan disini


PORTALTEBO.id - Tim gabungan besutan Pemkab Tebo yang terdiri dari Satpol PP Tebo, Polres Tebo, Dinas LH dan Perhubungan Tebo serta Babinsa Muara Tebo menggelar Operasi Yustisi Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan. Operasi dengan sasaran warga tidak memakai masker dan tempat-tempat usaha ini difokuskan di depan Mako Polsek Tebo Tengah Kecamatan Tebo Tengah Kabupaten Tebo, Selasa (10/11/2020).


Kasat Pol PP Tebo, Taufik Khaldy mengatakan, tim gabungan melakukan operasi dengan sasaran perseorangan atau pengendara sepeda motor dan mobil yang tidak memakai masker.


Selain itu, sasaran operasi adalah tempat-tempat usaha yang tidak menyedikan sarana protokol kesehatan atau tempat mencuci tangan. 


"Operasi ini dimaksudkan supaya

masyarakat sadar serta mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19," kata Taufik. 


Operasi ini jelas dia, akan digelar secara kontinu," bagi warga yang kedapatan tidak memakai masker dan tempat usaha tidak menyedikan sarana protokol kesehatan, untuk saat ini diberikan pembinaan dan sanksi administrasi maupun sanksi sosial lainnya,” katanya.


Taufik juga menjelaskan jika operasi ini adalah tahap ke empat dalam menjalankan Perbub 108 Tahun 2020 tentang pendisiplinan protokol kesehatan Covid 19 di Kabupaten Tebo.


Hasil operasi menjaring sebanyak 107  pelanggar dengan rincian,

45 orang disanksi lisan, 6 oran sanksi denda Rp20.000 perorang, 13 orang mendapatkan sanksi tertulis dan 17 orang disanksi sosial diantaranya adalah push up.


Sementara, ada 26 tempat usaha yang kedapatan melanggar atau tidak menyediakan serana mencuci tangan. Tempat usaha ini diberi sanksi teguran lisan dan tertulis.


"Jika nantinya tempat usaha ini masih membandel, akan kita terapkan sanksi denda," tegas Kasat.


Mewakili tim, Taufik menghimbau kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan pada setiap aktivitas," Pendisiplinan ini sebagai bentuk New Normal atau kebiasaan baru dalam aktivitas sehari-hari, dan sebagai upaya pencegahan Covid-19 di Kabupaten Tebo." pungkasnya. (red) 

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini