-->

Menu Bawah

Iklan


Datangi Kantor Desa, Sekelompok Warga Pertanyakan Surat Nikah Oknum Kades Tuo Sumay

Portal Tebo
27/01/21, 20:28 WIB Last Updated 2021-01-27T14:23:39Z
masukkan script iklan disini


PORTALTEBO.id - Sekelompok warga mendatangi kantor desa Desa Tuo Sumay Kecamatan Sumay, Rabu (27/1). Kedatangan kelompok yang diketui oleh Saut Cs ini bertujuan untuk menayakan surat nikah antara Oknum Kades dengan anak dibawah umur.


Namun sampai di kantor desa, warga tak menjumpai Oknum Kades. Hanya beberapa Kadus dan staf desa yang berada ditempat. Hal ini mengundang kecurigaan warga, ada apa oknum kades tak berada di tempat? Pasalnya sebelum warga mendatangi balai desa dan berniat menemui oknum kades, warga sudah menyampaikan maksud kedatangan mereka. Hal ini disampaikan Saut warga Tuo Sumay kepada media ini.


Saut bilang, kedatangan warga hanya ingin menanyakan persoalan kasus oknum kades dengan anak bawah umur dengan menunjukan bukti surat nikah. Persoalan tersebut sempat dibahas dengan perangkat desa yang ada di balai desa. "Tapi kadus dan perangkat disini dak biso berbuat apo-apo. Karena persoalan ini tak pernah mereka ketahui," kata Saut lagi.


Padahal lanjut Saut, ini penting dipertanyakan untuk membenahi situasi dan kondisi di desa. Karena desa Tuo Sumay ini desa tua yang memegang teguh adat, adab dan sosial. "Kalau masalah ini dak selesai, sayo ragu apo nan digawe kades ko nantinyo. Ternyata Kito datang Dio malah pergi, seolah nak berlari dari tanggung jawab," ungkapnya.


"Sudah sayo sampaikan ke Sekdes,. Tolong sampaikan kepada pihak lembaga adat kumpulkan pihak adat di balai desa, bahwa kedatangan kami untuk menanyakan apakah benar kades sudah menikah. Kalau sudah menikah dimana dan mana surat nikahnya," kata Saut lagi.


Sementara itu, ketika persoalan ini dipertanyakan ke pihak Kadus apakah pernah mengeluarkan surat nikah untuk oknum kades tersebut, Kata Mahyudin Kadus Ulak Gedong mengatakan tak pernah tahu dan tidak ada surat yang ia keluarkan untuk pernikahan siri oknum kades dengan anak dibawah umur. " Setahu sayo dak pernah an dak ado surat permintaan nikah," ujarnya saat ditanya warga dari kelompok Saut Cs.


Penasaran tak puas atas keterangan satu kadus, Saut juga menanyakan kepada Kadus Tanggo Rajo RT 08, Pendi dan memperoleh jawaban yang sama.


"Kalau surat nikah dak ado pernah kami keluarkan selamo kami disini," kata Pendi dihadapan warga.


Untuk mencari keterangan yang lebih jelas, pihak perangkat mempersilahkan kelompok Saut untuk menunggu kedatangan Kades, Sekdes, Ketua Adat dan Ketua Pemuda. 


Hingga tengah hari, akhirnya warga menjumpai Sekdes Tuo Sumay untuk menanyakan keberadaan oknum Kades dan surat nikah. Oleh Sekdes Tuo Sumay, disampaikan jika laporan Saut sudah disampaikan oleh lembaga adat, jika Saut ingin mempertanyakan apakah benar oknum kades sudah menikah dan dimana. "Menurut orang adat Silahkan langsung menemui orang adat," kata Faizal menirukan perkataan pihak lembaga adat.


Dirasa sebagai anak, Saut bergegas menemui ketua lembaga adat Desa Tuo Sumay, Nazmi di rumahnya. Tiba dirumah ketua lembaga adat, Nazmi didampingi wakilnya hanya bisa menyampaikan bahwa kalau untuk persoalan oknum kades tersebut itu bukan ranahnya tapi melainkan pihak adat sharaq. 


"Kalau untuk jelasnya silahkan tanykan kepada adat sharaq," kata Nazmi singkat.


Sebelumya informasi dari Pengadilan Agama (PA) Tebo, mengatakan jika Oknum Kades Tuo Sumay sudah menyampaikan dispensasi untuk menikah. Dan oleh PA Tebo, dispensasi untuk menikahi anak bawah umur dikabulkan.  Sementara pengajuan untuk proses poligami yang diajukan Oknum kades saat ini perkaranya masih diperiksa oleh pihak PA Tebo. (red)

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini