-->

Menu Bawah

Iklan

Diduga Tidak Sesuai Perencanaan Penyebab Turap di Desa Teriti Roboh

Portal Tebo
14/01/21, 11:25 WIB Last Updated 2021-01-14T04:25:50Z
masukkan script iklan disini


PORTALTEBO.id - Pekerjaan proyek turap penahan tebing di RT 02, Dusun Tanggo Bulian, Desa Teriti Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, sepanjang 32 meter diduga dikerjakan tidak sesuai perencanaan. Akibatnya, baru saja selesai dikerjakan, turap tersebut ambruk. 


Kepala Tukang Pembangunan proyek tersebut, Masudi mengaku sejak awal memprediksikan turap tersebut tidak bertahan lama dan bakal roboh. "Sudah kami bicarakan dengan rekanan, bila bangunan ini dibuat dengan gambar yang ada tidak bakal tahan lama," kata dia.


Saat pembicaraan awal diakui Masudi, gambar sangat tidak sesuai dengan kondisi lapangan. Dan perintah kala itu dikerjakan sesuai perintah dari pengawas. 


"Itu terbukti, pasalnya kita bukan sekali dua kali mengerjakan turap penahan seperti ini,"  kata dia lagi.


Rabu, (13/1/2021) sekitar pukul 09.00 Wib, dikabarkan tim Kejati Jambi didampingi pihak Kejari Tebo dan dinas PUPR Jambi turun langsung ke lokasi untuk melakukan klarifikasi lapangan. Sayangnya, awak media yang turun langsung ke lokasi tidak bertemu langsung. Namun kepastian kehadiran tim adhyaksa ini diakui oleh pihak rekanan, pekerja dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Provinsi Jambi, Rimba. 


"Benar tadi pihak dari Kejati Jambi ada turun melakukan klarifikasi lapangan. Intinya turap tersebut masih tanggung jawab rekanan," singkat Rimba, menolak untuk bicara banyak.


Direktur CV. Arafah, Eko Purwanto juga mengakui hal yang sama. Dia berjanji akan membangun ulang turap tersebut sebagai tanggung jawab dari mereka.


" Kita juga diminta surat pernyataan untuk membangun kembali dan itu sudah kita selesaikan. Lihat saja sendiri, sekarang kita telah menurunkan alat berat untuk pekerjaan ulang," ujarnya.


Untuk diketahui, Kamis lalu (31/12/2020),  proyek bernilai Rp 469.102.000, bersumber APBD Provinsi Jambi Tahun 2020, yang baru selesai dibangun ambruk. Ambruknya turap tersebut mengancam sejumlah rumah warga disekitar. (red) 

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

NEWS

+