-->

Menu Bawah

Iklan

Sengketa Pilkades Lubuk Mandarsah Berlanjut ke DPRD

Portal Tebo
06/01/21, 12:59 WIB Last Updated 2021-01-06T05:59:28Z
masukkan script iklan disini


 PORTALTEBO.id - Tampaknya sengketa Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Lubuk Mandarsyah Kecamatan Tengah Ilir Kabupaten Tebo yang disinyalir rawan kecurangan semakin menuai kontroversi. Pasalnya dari hasil musyawarah yang digelar oleh Panitia Penyelenggara Pilkades dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) pada Minggu lalu (03/01/21), secara tegas menolak keberatan yang diajukan karena tidak dilengkapi dengan alat bukti.


Namun, hal tersebut disanggah oleh Sadili Kurnia (50) selaku Tim Pemenangan Pasangan nomor urut 03 dan juga sebagai pihak pelapor.


Kepada PORTALTEBO.id Selasa (05/01/21), dia mengatakan apa yang disampaikan oleh panitia terkait pertemuan penyelesaian perselisihan Pilkades tidak lah benar. 


Menurut dia, dalam proses pertemuan tersebut, pihaknya dari tim pemenangan 03 Martamis dan 05 Martua Sagala, menilai panitia  tidak netral dalam menjalankan amanah sebagai panitia pilkades.


Diakui Sadili, dari pihak saksi No 03 bernama Yahya telah memperlihatkan bebrapa foto alat bukti yaitu pemilih dibawah umur yang diduga masih berstatus pelajar SMP dan SMK, akan tetapi panitia meminta data siswa tersebut dan sudah diserahkan oleh pihaknya


Seharusnya, kata dia, panitia haruslah memanggil dan menghadirkan pihak sekolah untuk dimintai keterangan namun ini tidak dilakukan, Bahkan salah satu saksi 03 yang bernama Andi tidak diminta keterangannya oleh panitia.


Senada dengan hal tersebut, Nasibun Khoiron (56) selaku Tim Pemenangan Pasangan nomor urut 05 mengaku bahwa dalam pertemuan tersebut  pelapor juga menyampaikan terkait tidak adanya pengumuman daftar pemilih sementara, Daftar Pemilih Tambahan Dan Daftar Pemilih Tetap yang diumumkan oleh panitia ditempat-tempat yang strategis dan mudah dijangkau oleh masyarakat. Mengacu pada peraturan daerah Kabupaten Tebo nomor 01 tentang Pemilihan Kepala Desa.


Kemudian kata Nasibun, pendistribusian undangan pemilih yang dilakukan oleh panitia tidaklah tepat sasaran dan terlambat, karena pendistribusian undangan dilakukan pada hari Jum'at sekitar jam 10 malam tanggal 18 desember 2020, sedangkan pemilihan dilakukan pagi hari sabtu tanggal 19 desember 2020. 


Pada akhirnya mereka memutuskan untuk walk out dari pertemuan, karna sudah tidak etis lagi untuk dilanjutkan, "Ke independenan panitia dalam pilkades tersebut lebih menekan pelapor dalam pertemuan dan tidak menerima kesaksian dari saksi 02, "cetus Hasibun.


Menurut Nasibun, siapa pun orang nya berhak menyampaikan kesaksian dalam membuktikan fakta-fakta yang terjadi pada pilkades Lubuk Mandarsah yang dilaksanakan pada tanggal 03 januari 2021 lalu di kantor desa Lubuk Mandarsah. 


Berdasarkan itu, dia bersama rekan-rekan pada tanggal  04 dan 05 januari 2021 kemarin telah menyurati DPRD Tebo  dan Camat tengah ilir lengkap dengan alat bukti dan tanda tangan masyarakat yang sudah dikumpulkan. Tujuannya agar DPRD Tebo dan Camat Tengah Ilir bisa mempelajari dan menindak lanjuti hasil temuan yang telah dilaporkan kepada pihak panitia Pilkades.


Terakhir, Nasibun mengatakan, pihaknya dari tim pemenangan calon kepala desa 03 Martamis dan calon 05 Martua Sagala menolak hasil berita acara pertemuan tersebut karena sudah tidak sesuai dengan kaidah penyelesaian perselisihan," ini sama saja membungkam demokrasi," tutupnya.


Sebelumnya, Minggu (3/1) panitia penyelenggara Pilkades dan Badan Pemusyawaratan Desa (BPD)  Lubuk Mandarsah, Kec. Tengah ilir, Kab. Tebo, Menggelar musyawarah penyelesaian masalah terkait pemilihan kepala desa yang digelar di desa ini pada (19/12) kemarin. 


Merujuk hasil berita acara musyawarah yang dihadiri pihak terkait ini secara tegas menyatakan laporan keberatan ditolak atau tidak diterima karena dugaan sejumlah kecurangan yang dilaporkan tim cakades nomor 3 dan nomor 5 tidak didukung alat bukti yang sah, Sehingga, Zulpan Saripudin SH, Menurut panitia, Sebagai kepala desa Lubuk Mandarsah terpilih, Dinyatakan berhak mengikuti proses selanjutnya yaitu dilantik oleh Bupati. 


Ketua Panitia Pilkades Lubuk Mandarsah, Samuri, saat dikonfirmasi menyatakan musyawarah penyelesaian keberatan terhadap proses pilkades di kantor desa Lubuk Mandarsah hari ini berjalan lancar. 


"Acara hari ini berlangsung dari pukul 10.00 hingga 15.00 wib dan dari musyawarah tadi pihak yang keberatan dalan hal ini tim cakades nomor tiga dan lima semua hadir dan dari lima poin dugaan kecurangan yang dilaporkan, setelah ditelaah, tidak didukung oleh data sehingga hasil musyawarah ditingkat desa hari ini dinyatakan selesai dan akan dilanjutkan ke tahap berikutnya." Ujar Samuri.


Sebagaimana diketahui, Sebelumnya, Tim cakades nomor tiga dan tim cakades nonor lima,  Paska pilkades menyampaikan laporan keberatan ke panitia pilkades yang ada di desa, kecamatan hingga ke kabupaten, terkait sejumlah dugaan kecurangan dalam pilkades yang digelar (19/12) di desa ini.


Pada laporan tersebut, Tim cakades nomor tiga dan lima mensinyalir dugaan adanya mobilisasi anak di bawah umur dalam pecoblosan, dugaan money politik, dan menduga panitia tidak independen atas kemenangan Zulpan sebagai calon kades nomor satu di Desa Lubuk Mandarsah.


Namun merujuk berita acara musyawarah penyelesaian di tingkat desa hari ini yang dihadiri para pihak terkait laporan sejumlah dugaan kecurangan dinyatakan ditolak atau tidak diterima karena laporan tidak dibuktikan dengan bukti yang sah. 


“Dengan musyawarah majelis ini diharapkan kepada tim pemenangan dari calon nomor 3 dan calon nomor 5 agar dapat menerima hasil keputusan ini,

Serta mari bersama-sama kita ciptakan kerja sama yang baik untuk mewujudkan Lubuk Mandarsah yang lebih baik dan berkualitas, Kemudian, Kades terpilih atas nama Zulpan Saripudin SH, melalui hasil pleno rekapitulasi penghitungan suara dan penetapan calon kepala desa terpilih berhak untuk mengikuti proses selanjutnya untuk dilantik menjadi Kades Lubuk Mandarsah untuk periode 2020-2026. Demikian berita acara ini dibuat dengan sebenarnya untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya" Tulis paragraf penutup berita acara ini. (red/wan)


Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

NEWS

+