-->

Menu Bawah

Iklan


Permasalahan Kades Kuamang, Warga Datangi Kantor DPMD Tebo

Portal Tebo
18/02/21, 20:28 WIB Last Updated 2021-02-18T13:32:09Z
masukkan script iklan disini


PORTALTEBO.id - Proses permasalahan yang jadi polemik di internal Desa Kuamang Kec VII Koto kini sedang berporses.  Tim penilai kinerja yang diketuai oleh Sekda Tebo juga tengah melakukan pengkajian pasca adanya laporan penyalahgunaan anggaran dan kewenangan jabatan oleh Kades Kuamang.


Sementara itu terkait persoalan di Desa Kuamang, Bupati Tebo H.Sukandar sudah memberi sinyal terhadap Kades Kuamang Rozian. Kepala desa Kuamang, Rozian sepertinya bakal melanjutkan jabatannya. Meskipun sejumlah warga desa itu telah melaporkan dugaan penyelewengan Dana Desa hingga penyalahgunaan wewenang jabatannya sebagai Kades.


Meskipun bupati Tebo mengakui bahwa dirinya belum menerima laporan tim penilai kinerja. Dengan dikembalikannya temuan laporan hasil pemeriksaan (LHP) Inspektorat. Sukandar meminta Sekda dan Dinas PMD untuk segera membuat laporan dan membuat keputusan untuk mengambil kebijakan atau langkah berikutnya.


" Saya belum dapat laporan, apakah sudah diselesaikan seratus persen atau belum. Kemudian terhadap teguran pertama, kedua, apakah juga sudah ditindak lanjuti atau belum, saya juga belum dapatkan laporan," ucap Sukandar usai melakukan vaksinasi Sinovac tahap II, di RSUD STS Tebo, Kamis (18/2/2021).


Menurut Sukandar, pemerintah punya toleransi jika itikad pengembalian sudah dilaksanakan. Dia mencontohkan, seperti BPK yang memberi waktu pemerintah penyelesaian selama 60 hari. Jika ini sudah selesai, dan kepala desa menjamin penyelenggaraan pemerintahan desa berjalan kondusif yang bersangkutan kita aktifkan kembali sebagai kepala desa. 


" Kita akan evaluasi sambil berjalan, apakah akan ada gejolak ataukah bisa menjalankan pemerintahan dengan baik atau tidak, kita lihat saja nanti perkembangannya, " katanya.


Dikatakannya,  berdasarkan hasil polling tingkat kesenangan atau kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan kepala desa masih diatas 1000 KK. Artinya,  Kalau masih ada kelompok yang belum bisa di akomodir dan keinginannya belum bisa dilaksanakan. 


"Saya berharap tidak melakukan aksi-aksi anarkis nanti akan berhadapan dengan proses hukum," pungkasnya.


Terpisah sejumlah warga Desa Kuamang mendatangi kantor Dinas Pemerintah Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Tebo. Kedatangan warga ini untuk mempertanyakan sejauh mana proses penyelesaian permasalahan Kades di desa mereka," kemarin janjinya 60 hari harus sudah mengembalikan hasil temuan BPKP. Nyatanya, sekarang sudah lewat 15 hari dari waktu yang ditatapkan. Tapi tak kunjung juga Kades mengembalikan hasil temuan tersebut. Makanya hari ini kami datang ke sini (Kantor DPMD Tebo) untuk mempertanyakan proses penangganan masalah di desa kami," kata salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya ini.


Warga ini berharap, pemerintah baik ditingkat dinas maupun bupati harus segera menyelesaikan masalah yang terjadi di desanya tersebut, " jangan sampai dibiarkan berlarut-larut. Ini akan membuat desa kami tidak kondusif,"katanya. (red)

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini