-->

Menu Bawah

Iklan

Sukandar Janji Bantu Dana Hibah Untuk NPCI Tebo

Portal Tebo
25/02/21, 13:00 WIB Last Updated 2021-02-25T06:02:13Z
masukkan script iklan disini


PORTALTEBO.id
- Bupati Tebo, H. Sukandar menanggapi keluhan dari pengurus National Paralimpic Committe Indonesia (NPCI) Kabupaten Tebo, terkait minimnya fasilitas yang mereka miliki, dalam membina dan melatih atletnya yang berkebutuhan khusus.


Orang nomor satu di Pemerintahan Kabupaten Tebo tersebut berjanji, akan memberikan dana hibah untuk NPCI Kabupaten Tebo di APBD-P tahun 2021 nanti.


"Untuk semua atlet NPCI Kabupaten Tebo jangan patah semangat teruslah berlatih, terutama dalam menghadapi  Pekakan Olahraga Paralimpic Provinsi (PEPAPROV) Jambi. Gapailah prestasi setinggi-tingginya di sana, kita memamg belum ada memberikan hibah untuk NPCI Kabupaten Tebo, karena mereka terlambat memasukan proposalnya, sementara anggaran APBD 2021 sudah disahkan. Silakan dimasukkan lagi proposalnya, Insya Allah nanti di APBD-P kita anggarkan,"ungkap bupati saat dikonfirmasi.


Tidak hanya itu saja untuk Pepaprov Jambi, Bupati memastikan NPCI Kabupaten Tebo bisa berangkat untuk mengikuti kompetisi olahraga tingkat Provinsi Jambi tersebut.


"Untuk Pepaprov dananya ada kita titipkan di Disporapar Tebo, pesan saya teruslah berlatih, jangan menyerah dengan keterbatasan yang ada, saya yakin atlet NPCI Kabupaten Tebo bisa berprestasi di Pepaprov Jambi nantinya,"lanjutnya lagi.


Sementara itu Ketua NPCI Kabupaten Tebo, Heri Muriyanto mengakui pihaknya terlambat memasukkan proposal hibah, dikarenakan kepengurusan NPCI Kabupaten Tebo baru terbentuk dan dilantik di awal tahun kemarin.


"Terima kasih bapak Bupati Tebo atas supportnya kepada kami, Insya Allah proposal akan segera kami ajukan kembali dalam waktu dekat ini. Sekarang ini NPCI Kabupaten Tebo sudah mempunyai atlet-atlet untuk cabang olahraga Atletik, Bulu tangkis, Tenis Meja, Renang. Memang kendala utama yang kami hadapi sebagai atlit disabilitas adalah masih sangat minimnya fasilitas penunjang kami untuk berlatih. Paling sedih adalah atlet renang kami yang masih harus numpang kesana sini, karena untuk latihan harus bayar masuk kolam, kalau lagi ada duit dia latihan, kalau tidak ada terpaksa libur,"tutup Muriyanto mengakhiri. (red) 

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini