-->

Menu Bawah

Iklan

Desa Pemayungan Miliki Potensi Kopi

04/03/21, 15:16 WIB Last Updated 2021-03-04T08:18:00Z
masukkan script iklan disini


PORTALTEBO.id - Desa Pemayungan, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo Provinsi Jambi, salah satu desa yang berbatasan langsung dengan Taman Nasional Bukit 30 (TNBT). Desa dengan kode administratif Indonesia 15.09.05.2012 ini berjarak sekitar 90 Kilometer dari Kota Tebo.

 

Siapa sangka, di desa ini ternyata sangat cocok untuk berkebun kopi jenis Robusta (Coffea canephora). Ini diketahui setelah puluhan petani di desa itu berhasil mengembangkan tanaman tersebut.

 

Salah seorang petani kopi, Sugiatno (42) mengatakan, pertama kali tertarik menanam kopi saat dia melihat hamparan pohon kopi yang tumbuh subur dan berbuah lebat. Lokasinya tidak jauh dari kebun garapan dia. Di sana pula awal mula dia mendapatkan bibit kopi dengan cara dibeli.

 

Selanjutnya, Sugiatno berjibaku bersama keluarga mengolah lahan untuk ditanami bibit kopi. Menurut dia, selain tanaman tersebut mudah tumbuh, harga jual komoditas ini lumayan tinggi (mahal), "Alhamdulillah, sekarang kopi saya sudah menghasilkan," kata dia.

 

Petani lainya, Yuharman (56) menjelaskan jika tanaman kopi sudah bisa menghasilkan (panen) pada usia tanam 2 tahun. Pada pola tanam, kopi ini sangat butuh pohon sebagai pelindung. Menariknya kata dia, pohon pelindung yang digunakan diantaranya jengkol, petai, durian dan lainnya. Disela pohon pelindung itu juga bisa ditanami rempah-rempah seperti lada dan lainnya.

 

Anggota Perkumpulan Petani Pemayungan Mandiri (PPPM) ini menjelaskan, saat ini kebun kopi yang dia kelola bisa menghasilkan sekitar 200 Kg biji, “Kalau satu tahun bisa menghasilkan 2 ton lebih,” katanya.

 

Terpisah, Ketua Pengawas PPPM, Ngemat Ginting mengaku sangat mengapresiasi anggotnya yang telah menanam kopi. Dengan menanam kopi kata dia, hasilnya bisa menunjang perekonomian keluarga, “Ini adalah peluang baru bagi petani kami untuk meningkatkan potensi sebagai desa penghasil kopi. Ini dapat didorong dengan adanya campur tangan pihak pemilik modal yang juga berpengalaman.

 

"Masyarakat memang sedang gencar-gencarnya menanam kopi, kami pun sangat mendukung tanaman kopi ini untuk dikembangkan,"ujar dia. (hen)



Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini