-->

Menu Bawah

Iklan

Kades Muara Kilis: Saya Tidak Pernah Mengizinkan PT BEP Melakukan Kegiatan Eksplorasi

Portal Tebo
31/03/21, 11:01 WIB Last Updated 2021-03-31T04:12:10Z
masukkan script iklan disini


PORTALTEBO.id - Kepala Desa Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, Sopwatarrahman menegaskan jika dia tidak pernah memberikan izin kepada PT Bangun Energi Perkasa melakukan kegiatan eksplorasi tambang batubara di wilayah desanya. 


Diakui Kades jika pihak PT BEP pernah berkunjung ke rumahnya dengan membawa sejumlah dokumen. Saat itu dia sempat berdebat dengan pihak perusahaan terkait sejumlah catatan hasil rapat pembahasan Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) yang dilaksanakan beberapa waktu lalu di Jambi. Pasalnya, salah satu catatan adalah persoalan dokumen Amdal harus sampai ditingkat desa. 


"Jadi waktu itu saya cuma bilang kalo mau masuk juga kordinasi samo masyarakat di dalam di bawah naungan kadus. Saya bilang juga soal izin itu bukan hak atau wewenang saya sebagai Kades," ujar Sopwatarrahman dan berkata saat itu pihak perusahaan sempat memfoto pertemuan tersebut. 


Disinggung soal stateman pihak perusahaan PT BEP disalah satu media daring yang menyebutkan jika mereka telah mendapat persetujuan dan izin dari Kades Muara Kilis terkait kegiatan Mapping dan Eksplorasi di wilayah desa Muara Kilis, Sopwatarrahman kembali menegaskan," Tolong diklarifikasi. Saya sama sekali tidak pernah memberikan persetujuan dan izin terkait kegiatan eksplorasi tambang di desa saya. Kalau pihak perusahaan melapor mau mengadakan kegiatan memang ada, kalo mengizinkan tidak ada," tegas Kades. 


Diketuai, berdasarkan Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup Dan Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RKL-RPL) serta Analisis Dampak Lingkungan Hidup (ANDAL), Rencana Kegiatan Pertambangan Batubara

PT. Bangun Energi Perkasa

Seluas 3.587 HA berada di wilayah Desa Sungai Keruh, Kecamatan Tebo Tengah dan Desa Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir Kabupaten Tebo Provinsi Jambi.


Anehnya, pada Rapat Teknis Dokumen Andal RKL RPL yang dilaksanakan November 2020 di Jambi, tidak mengundang Kepala Desa Sungai Keruh Kecamatan Tebo Tengah Kabupaten Tebo. Meski begitu, Komisi Penilaian Amdal (KPA) dan seluruh peserta rapat yang hadir dapat menerima dokumen rencana kegiatan pertambangan batubara PT. BEP dengan penuh catatan.


Yang lebih anehnya lagi, Desember 2020, Bupati Tebo menerbitkan Keputusan Nomor : 652 Tahun 2020 Tentang Kelayakan Lingkungan Hidup Rencana Kegiatan Pertambangan Batubara PT BEP. Pada keputusan ini, kegiatan rencana pertambangan berada di wilayah Desa Pelayang Kecamatan Tebo Tengah dan Desa Muara Kilis Kacamatan Tengah Ilir Kabupaten Tebo. (wan)  

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini