-->

Menu Bawah

Iklan

Rapat RKL-RPL dan Amdal PT BEP, Kades Sungai Keruh Tidak Diundang

25/03/21, 14:25 WIB Last Updated 2021-03-25T07:30:11Z
masukkan script iklan disini


PORTALTEBO.id – Berdasarkan dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RKL-RPL) serta dokumen Analisa Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (Amdal), kegiatan pertambangan batubara PT. Bangun Energi Perkasa (BEP) seluas 3.587 Hektar berada di wilayah Desa Sungai Keruh Kecamatan Tebo Tengah dan Desa Muara Kilis Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo Provinsi Jambi. Dokumen ini telah dibahas oleh Komisi Penilai Andal pada rapat teknis ditingkat provinsi pada November 2020 kemarin. Sayangnya, pada rapat tersebut tidak menghadiri Kepala Desa (Kades) Sungai Keruh Kecamatan Tebo Ilir.

 

“Saya tidak ikut (hadir) waktu pembahasan Andal di Jambi karena tidak diundang. Yang diundang rapat Kades Pelayang Kecamatan Tebo Tengah,” kata Alipman Kedes Sungai Keruh, dikonfirmasi PORTALTEBO.id, Rabu (25/03/2021).


Berita Terkait : SAD di Desa Muara Kilis Tolak Rencana Kegiatan Tambang Batubara


Alipman mengaku telah mengetahui jika ada perusahaan tambang yang bakal beraktivitas di wilayah desanya. Dilokasi yang dimaksud jelas dia, kondisinya telah menjadi perkebunan dan pemukiman masyarakat. “Sejauh ini belum ada sosialisasi dari pihak perusahaan kepada masyarakat. Kalo kepemerintah desa baru-baru ini sudah ada sosialisasi, tapi waktu itu saya lagi di Jambi,” ujar dia.

 

Ditanya apakah dia mendukung rencana kegitan pertambangan tersebut, Alipman berkata, “Kalau informasi dari masyarakat boleh-boleh saja, asal hitungannya cocok. Kalau tidak cocok ya tidak mau lah masyarakat,” kata dia.


Berita terkait : Kades Ngaku Tolak Dokumen Lingkungan Tambang Batubara di Desa Muara Kilis


Disinggung apakah sudah ada aktivitas pengeboran di loaksi tersebut, kata Alipman, “Sejauh ini saya belum dapat informasi ada kegiatan pengeboran. Tapi sepengetahuan saya sepertinya memang belum ada kegitan itu,” pungkas dia.

 

Informasi yang dirangkum PORTALTEBO.id, November 2020 kemarin, Komisi Penilai Andal (KPA) melaksanakan rapat teknis dokumen Amdal RKL RPL rencana kegiatan pertambangan batubara PT. BEP seluas 3.578 Hektar di Desa Sungai Keruh Kecamatan Tebo Tengah dan Desa Muara Kilis Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo , Provinsi Jambi. Meski pada rapat tersebut ada penolakan dari Kades Muara Kilis Kecamatan Tengah Ilir, Hasilnya, KPA dan seluruh perserta rapat menyatakan dapat menerima dengan banyak catatan.


Berita terkait : Ancaman Tambang Batubara, MHA SAD Muara Kilis Bakal Kehilangan Wilayah Hidup

 

Anehnya, pada Desember 2020, Bupati Tebo Provinsi Jambi menerbitkan Surat Keputusan Nomor : 652 Tahun 2020 tentang Kelayakan Lingkungan Hidup, rencana kegiatan pertambangan batubara seluas 3.578 Hektar di Desa Pelayang Kecamatan Tebo Tengah dan Desa Muara Kilis Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo , Provinsi Jambi oleh PT BEP. Pada surat keputusan itu, PT. BEP dinyatakan Layak Lingkungan. (red)


Berita terkait : LP2LH Menduga Ada Tupang Tindih Izin Area Tambang Batubara di Desa Muara Kilis

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini