-->

Menu Bawah

Iklan

Soal Rencana Tambang di Muara Kilis, Bupati : Sampai Hari Ini Pihak Perusahaan Belum Ada Melapor

Portal Tebo
23/03/21, 18:19 WIB Last Updated 2021-03-23T11:19:57Z
masukkan script iklan disini


PORTALTEBO.id - Persoala rencana kegiatan tambang batubara di Desa Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, Jambi yang mendapat penolakan dari Masyarakat Hukum Adat Suku Anak Dalam (MHA SAD) kelompok Temenggung Apung, ternyata telah diketahui Bupati Tebo, Sukandar. Persoalan tersebut dia ketahui setelah menerima surat dari Kapolres Tebo.

"Kapolres Tebo minta bupati memfasilitasi penyelesaian persoalan ini," kata orang nomor satu di Kabupaten Tebo ini, Selasa (23/03/2021).


Bupati bilang jika surat tersebut sudah diturunkan ke Wakilnya, Syahlan Arfan. Dia minta kepada Wabup segera mengumpulkan semua pihak untuk mencari solusi atas permasalahan tersebut, "Kita adakan FGD terkait solusi persoalan yang terjadi di Muara Kilis antara penambang, Suku Anak Dalam dan masyarakat sekitar," ujar dia. 


Sukandar berkata, walaupun saat ini persoalan tambang adalah wewenang provinsi, dia minta kepada pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP) proaktif bekoordinasi dengan pemerintah daerah dalam hal ini Pemda Tebo. Pasalnya, lokasi yang bakal dijadikan kawasan tambang berada di wilayah Kabupaten Tebo.


Perlu digaris bawahi tegas Sukandar, sampai hari ini pemilik IUP yang akan melakukan penambangan belum ada berkordinasi dengan pemerintah daerah. "Jangan disaat menghadapi persoalan saja pemilik IUP baru mau kordinasi. Jika masuk ya lapor, jangan pas ada masalah saja lapor ke bupati untuk minta diselesaikan. Jadi saya minta kepada pemilik IUP agar proaktif dengan pemerintah daerah untuk menyelesaikan permasalahan yang tengah dihadapi," kata dia. 


Diketahui, sudah beberapa hari ini ketenangan Suku Anak Dalam binaan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi di Desa Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, terusik gara-gara rencana kegiatan pertambangan batubara. Pasalnya, ada sejumlah orang yang mengaku pekerja perusahaan tambang batubara melakukan pengeboran di kawasan permukiman mereka.


Informasi yang dirangkum media ini, perusahaan tersebut adalah PT Bangun Energi Perkasa yang akan melaksanakan kegiatan tambang di lahan seluas 3.587 Hektar. Lokasi tambang di Desa Pelayang Kecamatan Tebo Tengah dan Desa Muara Kilis Kacamatan Tengah Ilir. (red)
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini