-->

Menu Bawah

Iklan

ORIK Minta Dinas PTSP Koperasi Dan UKM Tebo Transparan

Portal Tebo
04/05/21, 15:48 WIB Last Updated 2021-05-04T08:48:51Z
masukkan script iklan disini


PORTALTEBO.id - Sudah dua minggu ini Yayasan Orang Rimbo Kito (ORIK) menyurati Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Koperasi Dan UKM Tebo. Sayangnya, surat prihal Permohonan Informasi Publik terkait permintaan salinan seluruh dokumen PT Batanghari Energi Prima dan PT Bangun Energi Perkasa tersebut belum juga ditanggapi. 


"Kemarin (Senin) saya sudah kesana (kantor PTSP Koperasi Dan UKM Tebo) menanyakan surat tersebut. Kata sekdisnya baru mau dirapatkan bersama Dinas Lingkungan Hidup Dan perhubungan," kata Ketua ORIK, Ahmad Firdaus, Selasa (04/05/2021).


Firdaus menjelaskan, PT Batanghari Energi Prima dan PT Bangun Energi Perkasa berencana melakukan kegiatan pertambangan batubara di Kabupaten Tebo, Provinsi jambi. 


Dia menduga lokasi rencana kegiatan tambang tersebut masuk dalam wilayah hidup Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Muara Kilis Kecamatan tengah Ilir.


Atas dasar itu, kata dia, sebagai lembaga yang fokus kegiatan pada pendamping SAD meminta seluruh dokumen kedua perusahaan itu.


"Dokumem tersebut sangat kami butuhkan sebagai antisipasi terjadinya konflik antara SAD dengan pihak perusahaan, dan sebagai bahan untuk mengajukan peninjauan ulang terhadap seluruh izin kedua perusahaan tambang tersebut," kata Firdaus lagi. 


Bukan tidak punya dasar, kata Firdaus. Permintaan dokumen ini sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik.


"Itu dokumen seharusnya wajib diumumkan, dipublikasikan biar banyak diketahui oleh publik khususnya warga yang bakal terdampak. Kok kita pinta secara tertulis terkesan ada yang ditutup-tutupi," kesal Firdaus. 


Untuk itu, Firdaus minta kepada Dinas PTSP Koperasi Dan UKM Tebo bisa transparan terkait dokumen kedua perusahaan tambang batubara tersebut. "Ingat. Informasi publik jangan ditutup-tutupi. Itu ada pidananya," pungkas dia. (red) 

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

NEWS

+