-->

Menu Bawah

Iklan

Sidang Lanjutan Kasus Perusakan Hutan, Iday: Saya Merasa Didiskriminasi

Portal Tebo
07/05/21, 21:48 WIB Last Updated 2021-05-07T14:48:56Z
masukkan script iklan disini


PORTALTEBO.id - Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tebo melanjutkan sidang kasus dugaan perusakan hutan dengan terdakwa Wakil Ketua DPRD Tebo, Syamsurizal, di ruang sidang PN Tebo, Jumat (07/05/2021).


Sidang yang sebelumnya sempat terhenti karena memasuki waktu sholat Jumat, dilanjutkan dengan agenda mendengarkan keterangan terdakwa. 


Dalam sidang, Iday sapaan akrab Syamsurizal merasa dirinya mendapat diskriminasi atas kasus tersebut. Dihadapan majelis hakim, dia menjelaskan, ada kejanggalan pada proses penetapan dirinya sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.


Penetapan dirinya sebagai tersangka, kata Iday, diawali saat pihak kepolisian menetapkan pekerja dia yang bernama Supar sebagai tersangka.


Waktu itu, Supar diminta pihak kepolisian untuk menandatangani selembar surat dengan alasan sebagai bukti jika pihak kepolisian telah ke Tkp (lapangan). Karena buta huruf, tanpa beban Supar menandatangani surat tersebut. "Beberapa hari surat telah ditandatangani, kok tiba-tiba dia (Supar) ditetapkan sebagai tersangka. Kan aneh," kata Iday lagi. 


Pada sidang ini, Iday telah menyiapkan bukti dua rekaman video pernyataan Supar yang tidak mengetahui tentang isi surat yang telah dia tandatangani. Iday minta kepada majelis hakim agar diizinkan untuk menayangkan video tersebut.


Permintaan Iday disetujui hakim, dan video yang dimaksud ditayangkan melalui layar infokus. "Jadi saya merasa didiskriminasi atas kasus ini," kata Iday usai penayangan video Supar.


Diakui dia jika kejadian itu terjadi jauh sebelum adanya laporan (LP) di Polres Tebo. LP tersebut kata dia, dibuat oleh Bhabinkamtibnas pada awal Oktober di lokasi. 


"Disitulah saya menduga awal muasal seluruh rangkaian kejadiannya sampai saya ditetapkan sebagai tersangka. Jadi saya menduga jika ini sangat dipaksakan," katanya. (red) 

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

NEWS

+